Published On: Thu, Mar 22nd, 2018

Dandim 1603 dan Kapolres Sikka Ajak Masyarakat Perangi Hoax

Share This
Tags

Deklarasi ANTI HOAX di lapangan Mapolres Sikka, Selasa (20/3/18).

sergap.id, MAUMERE – Momok dari penyebaran berita bohong atau hoax tak ubahnya seperti peredaran narkotik dan pornografi. Bila dibiarkan, maka hoax bisa membahayakan dan merugikan masyarakat.

Hoax adalah berita palsu yang sengaja dibuat dan disebarkan untuk menimbulkan ketakutan, kepanikan dan kehebohan demi pengalihan isu yang bertujuan menipu publik.

Karena itu, Dandim 1603 Kabupaten Sikka Letkol Inf Sugeng Prihatin dan Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang mengajak masyarakat Sikka untuk bersama-sama memerangi Hoax.

Ajakan tersebut disampaikan usai apel gelar pasukan Pengamanan Hari Raya Paskah Operasi Samana Santa Turangga 2018 dan deklarasi Anti Hoax di lapangan Mapolres Sikka, Selasa (20/3/18).

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Danlanal Maumere Kolonel Mar Sumantri, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Maumere, Kajari Maumere, para Perwira TNI/POLRI dan undangan lain.

Letkol Sugeng, mengatakan, hoax adalah musuh bersama yang harus diperangi. Karena Hoax dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.

“Hoax itu adalah musuh kita bersama. Oleh sebab itu, saya mengajak kita semua, TNI POLRI  dan masayarakat Sikka untuk bersama sama memerangi Hoax,” pinta Letkol Sugeng saat ditemui di lapangan Mapolres Sikka usai deklarasi Anti Hoax.

Menurut dia, hoax akan dapat meresahkan masyarakat, bahkan dapat menyebabkan kerusuhan serta adanya adu domba terhadap TNI POLRI di Sikka.

Apel pasukan Pengamanan Hari Raya Paskah Operasi Samana Santa Turangga 2018 di lapangan Mapolres Sikka, Selasa (20/3/18).

“Untuk itu, jika mendengar, membaca, atau melihat adanya pesan – pesan berita bohong atau hoax di media sosial, agar di cek dulu, kritisi, dan jangan mudah terpancing. Sehingga kita dapat melindungi diri kita dan keluarga dari hoax,” pungkasnya. (Ces/Edmon)

Penulis/Penerbit

Silahkan memberi komentar sesuai topik di atas. Terima Kasih!