Published On: Thu, Mar 22nd, 2018

Ini Alasan Riko Habisi Nyawa Mery Faot

Share This
Tags

Riko Tabun (pelaku) diapit dua anggota Polres Kupang, Rabu (21/3/18).

sergap.id, KUPANG – Motif pembunuhan terhadap Mery Faot yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam hutan gamal kawasan penghijauan Penfui, Kupang, pada Minggu 18 Maret 2018 akhirnya terungkap.

Ibu satu anak asal Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) itu dibunuh pada Sabtu (17/3/18) malam, gara-gara menolak ajakan pelaku untuk berhubungan intim layaknya suami istri, dan mengancam membeberkan hubungan cinta mereka kepada istri pelaku.

Demikian pengakuan pelaku atas nama Riko Tabun alias Anus kepala penyidik Polres Kupang seperti yang disampaikan Kapolres Kupang melalui Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Simson Amalo kepada wartawan, Rabu (21/3/18).

“Keduanya menjalin hubungan gelap sejak November 2017. Pelaku nekat membunuh korban karena panik dan emosi lantaran korban mengancam akan membeberkan hubungan mereka kepada istri pelaku,” papar Amalao saat ditemui di Mapolres Kupang, Rabu (21/3/18).

Menurut Amalo, awalnya korban meminta kejelasan kepada pelaku soal hubungan cinta mereka.

  1. BACA JUGA: Kisah Pelaku Dibekuk Polisi

“Karena kesal, pelaku lantas menganiaya korban dengan cara memukul dengan tangan kosong dan menggunakan sebatang kayu berulang kali di bagian kepala hingga korban tewas di tempat,” beber Amalo seperti dilansir situs jejakkasus.net.

Setelah membunuh korban, pelaku langsung menumpang bus dan kembali ke rumahnya di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, TTS.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada Senin (19/3/18) dini hari.

Mery Faot (korban/baju pink) saat ditemukan tewas bersimbah darah di dalam hutan gamal kawasan penghijauan Penfui, Kupang, pada Minggu 18 Maret 2018.

Kini pelaku telah diamankan di sel tahanan Polres Kupang dan terancam di penjara selama 15 tahun, karena melanggar Pasal 338 subsider Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Pembunuhan dan Penganiayaan. (red/amar)

Penulis/Penerbit

Silahkan memberi komentar sesuai topik di atas. Terima Kasih!