Published On: Wed, Jan 30th, 2019

JTP Sagu Hanya Bisa Dipakai Saat Air Laut Pasang Naik

Share This
Tags

Jembatan Tambatan Perahu di Desa Sagu, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur.

sergap.id, SAGU – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Pembangunan Jembatan Tambatan Perahu (JTP) di Desa Sagu, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur, Leonardus Neko Keban, mengatakan, JTP Sagu sudah dapat dipakai, namun hanya saat air laut pasang naik.

Kepada SERGAP, Selasa (29/1/19), pria yang juga menjabat sebagai Kasubag Program, Data dan Evaluasi, Dinas Perhubungan Flores Timur itu, menjelaskan, proses pembangunan JTP Sagu dimulai dari tahun 2016, dan setelah diverifikasi, kementerian  merealisasikan anggaran melalui APBD tahun 2017 sebesar Rp 2,5 miliar.

“Setelah anggaran ada, barulah proses pelelangan di laksanakan lewat ULP dan menetapkan konsultan perencana. Selanjutnya konsultan perencana survei lokasi . Dalam perjalanan, konsultan (merekomendasikan) dua titik,” paparnya.

Menurut dia, titik pertama berada pada posisi dengan sudut terjauh sepanjang 200 meter. Sementara titik kedua memiliki sudut terjauh 150 meter.

“Jika sudut terjauhnya 200 meter dengan pagu anggaran Rp 2,5 miliar, maka asas pemanfaataanya tidak terpakai. Sehingga kami meminta konsultan perencana untuk melakukan survei pada titik ke dua. Dari lokasi kedua ditemukan sudut terjauhnya berjarak 150 meter,” katanya.

Namun jika 150 meter ini yang dipakai, maka konsekuensinya adalah JTP hanya akan dapat berfungsi ketika air laut pasang naik.

“Karena itu, maka Dinas Perhubungan melaporkan kepada bapak Bupati. Dan, konsultan perencana mempresentasikan produk perencanaanya di ruang Bupati yang dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPR, Kejari  serta seluruh pimpinanan OPD,” ujar Leonardus.

Kata Leonardus, proyek yang dikerjakan oleh CV Yudistra Teknik ini bernilai kontrak Rp 2,448 miliar untuk item pekerjaan pelataran berukuran 20 meter x 20 meter, lebar JTP 6 meter dan panjang JTP 52 meter.

“Konsultan Perencananya CV Graha Mandiri, dan Konsultan Pengawasnya PT Decont Mitra,” ucapnya.

Leonardus Neko Keban

Leonardus menambahkan, sebelum pengerjaan proyek dilakukan, pihaknya telah malaksanakan sosialisasi rencana pembangunan JTP di Kantor Desa Sagu yang dihadiri oleh seluruh perangkat desa se Kecamatan Adonara, serta Camat bersama beberapa stafnya.

“Dalam sosialisasi tersebut ada beberapa kesepakatan yang setujui, diantaranya masyarakat menerima pembangunan JTP, walaupun JTP hanya berfungsi pada saat air laut pasang naik. Semua itu ada tertuang dalam berita acara,” katanya.

“Setelah tahapan sosialisasi sudah dilakukan, barulah proses pengerjaan  dimulai. Dan, sekarang ini fisik sudah selesai. Sudah PHO, sudah FHO, dan sudah diaudit oleh BPK yang didampingi oleh tim Inspekotorat Daerah,” tutupnya. (ek/ek)

Penulis/Penerbit

Silahkan Komentar Sesuai Topik di Atas