Published On: Mon, Oct 29th, 2018

Laiskodat Tanam Kelor, Nae Soi Ingatkan ASN Disiplin Waktu

Share This
Tags

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi saat menerima piagam penghargaan opini WTP LKPD Tahun Anggaran 2017 di Ruang Rapat Gubernur NTT, Senin (29/10/10)

sergap.id, KUPANG – Usai memimpin apel peringatan Hari Sumpah Pemuda, Minggu, 28 Oktober 2018 di Pantai Lasiana Kupang, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menanam anakan kelor di lokasi obyek Wisata Pantai Lasiana.

Tampak mendampingi Viktor Laiskodat, diantaranya, Kadis Pariwisata NTT, Marius Jelamu, dan Sekretaris Dinas Pariwisata NTT, Wely Rohi Mone.

Anakan kelor yang ditanam oleh Laikodat tersebut disediakan oleh DPW Garda Pemuda NasDem Provinsi NTT.

Ketua DPW Garda Pemuda NasDem Provinsi NTT, Bobby Thinung Pitoby, menjelaskan, pihaknya menyediakan anakan kelor sebanyak 100 anakan untuk ditanam di sekitar Pantai Lasiana.

Kedepan, kata dia, pihaknya akan menanam lagi kelor di dalam Kota Kupang sebanyak 5000 pohon.

“Ini sebagai bentuk dukungan Garda Pemuda NasDem kepada Pemerintah NTT. Kelor ini bukan saja nilai gizi tapi juga miliki nilai ekonomi, karena itu kami juga siap ikut mempromosikan,” katanya.

Sementara itu, saat memimpin apel peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Gubernur NTT, Senin (29/10/18), Wagub NTT Josef Nae Soi mengingatkan para ASN agar disiplin bekerja.

“Saya mengingatkan kita tentang beberapa hal, dan yang utama adalah disiplin waktu. Sebagai ASN kita bekerja dengan waktu, karena itu disipilin waktu tidak bisa ditawar-tawar,” tegasnya.

“Saya memohon dengan sangat agar setiap kali kita melakukan kegiatan harus tepat pada waktunya. Waktu jangan ditawar-tawar,” pintanya.

@adv

Josef mengatakan, ASN dituntut untuk tepat kerja atau disiplin dalam bekerja dan disiplin kinerja.

“Pada waktunya saya akan minta teman-teman sekalian untuk buat target dalam bekerja, sehingga kinerja bisa terukur.‎ Apa langkah-langkahnya, perencanaan, out put dan out comenya bagaimana. Itu semua akan saya minta,” ujarnya.

Dikatakan,dengan adanya perencanaan dan juga adanya target itu semua pekerjaan bisa dinilai pencapaiannya.

“Jadi dengan membuat rencana dan tahapan jelas, maka pada akhirnya kita bisa rumuskan bersama kerja-kerja kita,” katanya.

Josef mengatakan, dalam bekerja, ASN juga harus membuat evaluasi secara tepat.

“Oleh sebab itu, saudara-saudara sekalian, dengan semangat sumpah pemuda ini akan memberi daya etos, daya juang kita dalam melakukan aktivitas kita sebagai birokrat NTT yang handal,” ucapnya. (ev/ev)

Penulis/Penerbit

Silahkan memberi komentar sesuai topik di atas. Terima Kasih!