Published On: Wed, Dec 19th, 2018

Lurah Oesao Dampingi Korban Yang Tubuhnya Dibakar Orang Tak Dikenal

Share This
Tags

@ilustrasi

sergap.id, KUPANG – Yahya Tanesi, warga asal  Desa Timau, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang hingga kini masih di rawat di Rumah Sakit (RS) Naibonat, Kabupaten Kupang.

Ironisnya, korban yang tubuhnya diduga dibakar oleh orang tak dikenal di Pasar Oesao tanggal 2 Nopember itu sampai sekarang belum pernah dijenguk oleh keluarganya.

Satu-satunya pihak yang rutin berkunjung dan memberi makan minum serta dorongan moril terhadap korban adalah Lurah Oesao, Vasco Soares sekeluarga.

Vasco mengaku, perhatian yang diberikan kepada korban semata-mata karena panggilan kemanusiaan.

“Memang betul sejak tanggal 2 Nopember sampai hari ini Korban masih dirawat di rumah sakit Naibonat. Saya setiap hari pergi antar makan minum untuk korban, habis mau harap siapa? Keluarganya tidak ada. Sekarang sudah mulai baik kondisinya,’ kata Vasco seperti dilansir Pos Kupang, Rabu (19/12/18).

Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Simson Amalo, kepada Pos Kupang, membenarkan jika Yahya diduga dibakar oleh orang tak dikenal.

Menurut Simson Amalo, berawal pada Kamis malam tanggal 1 November 2018, korban mengkonsumsi minuman keras berupa laru putih sebanyal 2 botol dan selanjutnya pada Jumat tanggal 2 November 2018 dini hari sekitar pukul 03.00 wita korban pulang ke tempat penginapannya di dalam pasar di gedung pasar yang baru dibangun, dan langsung tidur.

Selanjutnya korban terkejut dan bangun dari tidurnya dalam keadaan sudah terbakar di bagian tubuh dari leher sampai ke pinggang.

Kemudian korban berusaha memadamkan api sambil berlari dan berteriak minta pertolongan.

Dan saat tiba di Jalan Timor Raya, depan pasar, korban bertemu dengan saksi Semi Gasper dan Yus yang kemudian kedua saksi membantu memadamkan api di tubuh korban.

Selanjut kedua saksi mengantar korban untuk berobat di Taklale dengan menggunakan obat tradisional, akan tetapi tidak kunjung sembuh. Sehingga pada Kamis tanggal 15 November 2018 sekitar pukul 19.00 wita dua orang teman korban yakni Yan Lakle, Agus Padama dan Andreas Molo mengantar korban ke Puskesmas Taklale untuk mendapat perawatan secara medis.

@adv

Kata Simson Amalo, saat ini proses penyelidikan masih dilakukan.

“Info dari pasien bahwa saat itu pasien dalam keadaan mabuk dan seingat pasien saat mau tidur pasien sementara menghisap rokok surya yang belum habis. Dan tempat tidur pasien beralaskan kardus. pasien baru sadar saat tubuhnya mulai terbakar,” kata Simson. (adv/pk)

Penulis/Penerbit

Silahkan Komentar Sesuai Topik di Atas