Published On: Thu, Apr 25th, 2019

Mei 2019, Warga Kota Kupang Mulai Gunakan Aplikasi Qlue

Share This
Tags

Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya.

sergap.id, JAKARTA – Warga Kota Kupang bakal segera memanfaatkan aplikasi Qlue sebagai platform pelaporan masalah perkotaan. Aplikasi ini mulai dapat digunakan pada akhir Mei 2019.

Selain Kota Kupang, aplikasi yang di buat di Jakarta pada tahun 2016 lalu itu juga akan dinikmati oleh warga Bandung dan Makasar.

Sebab Qlue telah melakukan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan tiga pemerintah kota tersebut pada Maret 2019 lalu.

Qlue merupakan perusahaan rintisan teknologi yang mengembangkan aplikasi Qlue, sebuah platform pelaporan warga yang dapat langsung dipantau dan ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Aplikasi Qlue adalah salah satu produk Qlue yang saat ini telah berkembang menjadi sebuah perusahaan yang menawarkan ekosistem smart city terlengkap di Indonesia.

Pada akhir tahun lalu, Qlue terpilih mengikuti program Ecosystem Accelerator Innovation Fund dari GSM Association, yang merupakan asosiasi perusahaan telekomunikasi dunia.

Qlue dengan dukungan GSMA, fokus mengembangkan solusi smart city yang melibatkan teknologi mobile, artificial intelligence, dan internet of things (IoT).

Qlue menawarkan berbagai solusi teknologi mulai dari dashboard Smart City, CCTV Integration and analyisis, hingga QlueWork – fitur Qlue untuk meningkatkan koordinasi antar instansi yang efektif — untuk mempercepat penerapan smart city kepada tiga kota di Indonesia, yaitu Bandung, Makassar, dan Kupang.

Program GSMA ini didukung oleh Departemen Internasional Britania Raya, dan Pemerintah Australia.

Qlue memilih Bandung, Makassar, dan Kupang sebagai tiga proyek smart city GSMA karena ketiga kota tersebut telah memiliki infrastruktur IT memadai serta komitmen yang kuat dari pemerintah daerah.

Setelah MoU disepakati oleh kedua belah pihak, maka secara umum pengimplementasian dan proses integrasi akan berjalan dalam rentang waktu 3 (tiga) bulan.

Setelah periode ini, warga kota Bandung, Makassar, dan Kupang sudah dapat melakukan pelaporan masalah lingkungan dan kota melalui aplikasi Qlue.

“Karena Qlue telah mendapatkan dukungan penuh dari perangkat pemerintah sehingga proses tindak lanjut laporan warga menjadi efektif. Kami harap hadirnya Qlue di Bandung, Makassar, dan Kupang dapat membantu warga untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan kotanya untuk menjadi smart city dan mempercepat Indonesia menjadi smart nation,” kata Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya kepada SERGAP via mail, Rabu (24/4/19).

Menurut Rama, Qlue menyediakan platform berbasis Artificial Intelligence, Internet of Things serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi dalam menangani permasalahan kota.

Dengan platform Qlue, Pemerintah Daerah semakin cepat dalam menerima laporan warga serta melihat potensi permasalahan yang ada di kota dalam satu dashboard.

Semua data yang terkumpul dalam dashboard akan memudahkan Pemerintah dalam memformulasikan kebijakan bagi pembangunan daerahnya.

Untuk itu, Qlue sebagai inovasi teknologi karya anak negeri mendorong warga untuk menggunakan aplikasi Qlue dan menjadi smart citizen. Warga yang cerdas merupakan kunci dalam pengembangan smart city dan memberikan kontribusi mendukung perubahan positif pembangunan kota melalui aplikasi Qlue.

“Sejak awal berdiri Qlue mengambil inisiatif untuk terus memperkenalkan smart city solution kepada publik, dan meningkatkan partisipasi warga guna mendorong perubahan pelayanan publik agar lebih transparan dan akuntabel. Kami membangun sebuah platform dalam bentuk dashboard yang dapat menampilkan keluhan warga sehingga pemerintah mempunyai data real-time dan lokasi untuk memetakan berbagai keluhan dan masukan dari warganya,” ujar Rama.

Saat ini user Qlue mencapai lebih dari 700 ribu yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan adanya program GSMA ini, Qlue menargetkan user akan meningkat 125 ribu user baru di tiga kota ini.

Saat ini, Qlue telah menjadi perusahaan ekosistem smart city terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 50 institusi negara dan swasta multi-industri telah menggunakan solusi teknologi dari Qlue, mulai dari pemerintahan pusat dan daerah, BUMN, penegak hukum, real-estate, transportasi umum, hingga manufaktur.

Qlue tersedia di dalam Appstore dan GooglePlay secara gratis

Qlue didirikan pada tahun 2016 di Jakarta, bekerja berdampingan dengan pemerintah Jakarta dalam menerapkan konsep smart city pertama di Indonesia.

Qlue telah memiliki lebih dari 50 kerjasama di sektor keamanan, kota mandiri, pemerintahan, penanggulangan pasca-bencana, industri dan lain lain, dengan pelbagai mitra di pemerintahan maupun swasta di seluruh Indonesia. (rd/rd)

Penulis/Penerbit

Silahkan Komentar Sesuai Topik di Atas