Published On: Thu, Dec 21st, 2017

Sekda Kabupaten Kupang: Saya dan Istri Sampai Meneteskan Air Mata

Share This
Tags

Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut.

sergap.id, KUPANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Hendrik Paut, mengakui kalau Kabupaten Kupang masih tertinggal. Itu sebabnya ia mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Kupang periode 2018 – 2023.

Jika terpilih sebagai Bupati, kata Hendrik, dirinya akan menata birokrasi menjadi birokrasi yang melayani, bersih dan berwibawa.

Pria yang telah delapan tahun menjabat Sekda ini maju bersama Aljery E. Monas (HARMONI) dan diusung oleh Partai Demokrat dan PKPI.

Berikut petikan wawancara Hendrik saat ditemui wartawan SERGAP Frids Wawo Lado di ruang kerja Sekda Kabupaten Kupang, Rabu (20/12/17):

Apa alasan anda maju sebagai Calon Bupati?

Ide untuk mencalonkan diri itu bukan dari saya, karena saya seorang birokrat tulen yang melakukan tugas apa adanya dengan hati yang tulus. Akan tetapi berbagai pihak, terutama para tokoh masyarakat meminta bahwa jabatan Bupati Ayub Titu Eki hampir selesai, dan salah satu figur pengganti yang tepat adalah Hendrik Paut untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Kupang.

Mereka mengharapkan saya mencalonkan diri, namun waktu itu saya belum memberikan jawaban, karena saya harus berdiskusi dengan keluarga saya terlebih dahulu. Saya juga mencoba untuk menggumuli ini dengan Hamba-Hamba Tuhan yang selama ini mendukung saya. Dan ternyata dari berbagai proses yang saya lakukan itu akhirnya ada harapan untuk maju, maka saya memutuskan untuk maju dan mencalonkan diri.

Apa Artinya tagline HARMONI itu?

Makna filosofisnya demikian, HARMONI itu berasal dari perpaduan tangga nada yang menjadi keserasian antara satu dengan yang lain sehingga menghasilkan satu suara penuh kesejukan serta keindahan. Mengenai kata HARMONI yang kami pilih, kami berharap bahwa jika dipercaya oleh masyarakat dan bila Tuhan berkenan, maka kami ingin mempersembahkan suatu iklim pemerintahan yang HARMONI antar eksekutif, legislatif, dan masyarakat.

Ini merupakan tiga komponen yang tidak bisa dilepaspisahkan. Eksekutif dan legislatif sebagai penyelenggara, tetapi masyarakat yang memiliki kuasa. Nah, selama ini kadang-kadang kita merasa memiliki hak mutlak untuk mengerahkan pembangunan, padahal sumber subjek pembangunan itu berada dan berasal dari rakyat.

Apa yang akan anda buat jika anda terpilih jadi Bupati?

Kalau kami terpilih maka kami akan membangun bersama rakyat. Kami juga ingin ada keselarasan, ada kedamaian, ada keserasian di dalam membangun Kabupaten Kupang ke depan dengan melibatkan berbagai potensi yang ada.

Tentu sebagai pimpinan kita berharap agar kondisi yang saat ini bisa kita perbaiki ke arah yang lebih baik. Kabupaten Kupang merupakan salah satu Kabupaten yang masih berada dalam kategori tertinggal. Kalau mungkin, mengapa kita tidak bisa melepas label tertinggal menjadi Kabupaten yang maju dan sejahtera.

Kantor Bupati Kabupaten Kupang.

Apakah Kabupaten Kupang bisa segera dirubah menjadi kabupaten maju dan sejahtera?

Kabupaten Kupang dari aspek sumber daya alam sangat luar biasa. Ada pertanian, peternakan, perikanan, dan dari potensi yang ada ini sangat menjanjikan jika dikelola dengan baik sehingga kita gunakan filosofi “MEMBANGUN DENGAN HATI”.

Jika kita bangun dengan hati melibatkan semua pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Kupang, Gereja, masyarakat, pengusaha, dan juga pemerintah, masa kita terus menerus seperti ini? Harusnya kita bisa keluar dari pergumulan yang selama ini digeluti oleh pemerintah dan masyarakat.

Sebenarnya paket HARMONI telah mendesain sejumlah program yang menjadi keunggulan. Yakni, kita terus melanjutkan peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti pendidikan, kesehatan, ini tidak bisa kami tinggalkan, dan juga ekonomi.

Setelah itu kami ada program unggulan yaitu kami menekankan di sektor pertanian, peternakan, perikanan. Tentu harus ada lembaga ekonomi di desa dengan diadakan penguatan koperasi. Dan, ada program unggulan penunjang infrastruktur, reformasi birokrasi, dan tata ruang lingkungan.

Dengan memahami kondisi georgrafis Kabupaten Kupang yang sangat luas yang terbentang dari selatan ke utara, ini membutuhkan kiat-kiat yang perlu dirancang sedemikian rupa sehingga mampu mengatasi ketertinggalan.

Pada masa pemerintahan Bupati Ayub Titu Eki sudah memulainya. Kita lihat itu ada jalan poros tengah yang akan tembus di Amfoang Timur. Ada jalur Pantai Utara yang juga terus dikembangkan. Ada jalur Pantai Selatan yang juga sekarang dikembangkan. Ini sebenarnya ingin menghubungkan daerah-daerah yang terisolasi selama ini.

Memang kalau kita berbicara tentang kawasan utara kita membutuhkan investasi yang sangat besar. Dan, kalau hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah, Bupati ganti Bupati, Gubernur ganti Gubernur tidak akan bisa. Tetapi kita berharap bahwa kita membangun relasi dengan investor, pihak luar pemerintah, supaya kondisi yang ada menjadi tanggung jawab bersama.

Kalau kita meminjam filosofi Presiden Joko Widodo, “Membangun Dari Pinggiran”, maka daerah seperti ini harus mendapat perhatian.

Jika dipercaya masyarakat menjadi Bupati Kabupaten Kupang, saya tidak perlu belajar lagi, karena saya sudah mengetahui lingkungan dan strategi, baik internal maupun eksternal, tinggal saya intervensi program apa yang tepat sasaran.

Bila saya menjadi Bupati, nanti saya akan menertibkan oknum-oknum Kepada Desa yang menyalahgunaan anggaran desa yang ada sesuai dengan aturan yang berlaku. Prinsipnya harus ditata. Karena uang yang diberikan pemerintah dan dikelola siapa pun di daerah termasuk di desa adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kalau ada oknum yang “main gila” dengan menyelewengkan dana yang ada harus ditertibkan bila perlu diproses secara hukum.

Saya ingin menciptakan reformasi birokrasi dengan membuat birokrasi yang bersih dan berwibawa. Jika birokrasi bersih dan berwibawa maka ia bisa tampil menjadi pemimpin yang mampu mengerahkan potensi yang ada di masyarakat. Kehadiran pemerintah hendaknya memfasilitasi masyarakat untuk menyadari keberadaannya dan mereka mampu membangun dirinya sendiri.

Kami dari koalisi Partai Demokrat dan PKPI sudah sangat solid dan bersatu. Semua elemen Partai sepakat bekerja untuk memenangkan paket HARMONI. Masyarakat tidak akan terganggu dengan koalisi ini sebab efek politik pusat hanya berlaku di pusat. Masyarakat Kabupaten Kupang sangat mencintai figur dari kedua tokoh ini yakni Hendrik Paut dan Aljery E. Monas. Sebab mereka mengetahui secara jelas figur yang biasa bersentuhan dengan mereka semua. Masyarakat akan memilih paket HARMONI karena cinta dan mengingkan satu perubahan besar dalam hidup mereka semua. Oleh karena itu isu politik nasional tidak berpengaruh sama sekali karena saya yakin delapan tahun saya menjadi SEKDA Kabupaten Kupang saya sudah berbuat banyak untuk mereka.

Bagaimana Profil Calon Wakil Anda?

Calon Wakil Bupati saya adalah Aljery E. Monas. Saya yang pilih dia untuk mendampingi saya. Dia merupakan sosok politikus tulen dan seorang yang memiliki kapasitas yang mumpuni. Dia memiliki cita-cita yang sejalan dengan saya untuk membangun Kabupaten Kupang. Dia Adalah politikus dan saya adalah birokrat. Beda antara politikus dan birokrat. Politikus berpikir pragmatis, sedangkan birokrat berpikir sistem dan pragmatis.

Kalau ini dipadukan akan menjadi luar biasa dan HARMONI. Di Kabupaten Kupang kita melihat perimbangan wilayah. Saya, Hendrik Paut mewakili Fatuleu dan Amfoang. Aljery mewakili poros tengah Amarasi. Bila kedua kekuatan ini kita padukan dan gabungkan akan menjadi modal pembangunan yang bisa memberikan dampak dan kontribusi yang besar bagi masyarakat Kabupaten Kupang seluruhnya.

Karena itu sejak awal saya memilih Aljery sampai direstui Partai Demokrat dan PKPI. Saat kami melamar di PKPI, kami diterima tanpa syarat. Kami tidak memaksa dan sebagai bukti kami berdua mendapat Surat Keputusan (SK) dari dua Partai ini. Kami pun telah melakukan deklarasi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati hari Sabtu tanggal 16 Desember 2017 lalu. Saat deklarasi saya berkata kepada seluruh masyarakat untuk bersyukur kepada Tuhan. Karena apa yang dibuat oleh Tuhan itu baik dan indah pada waktunya.

Jika terpilih, saya akan membuat perumahan ASN supaya semua ASN yang berdomisili di Kota Kupang dapat memanfaatkannya. Sehingga pelayanan dapat dimaksimalkan, pengelolaan kebutuhan mereka dapat dihematkan, serta apabila kita bangun pertokoan atau Hypermart atau sejenisnya, perputaran uang itu terjadi di Kabupaten Kupang. 90% ASN Pemerintah Kabupaten Kupang berdomisili di Kota Kupang sehingga PDRB Kota lebih tinggi dibandingkan PDRB Kabupaten.

Kog Anda tidak Mundur dari Jabatan Sekda?

Tahun 2018 tinggal menunggu hari. Tinggal beberapa langkah akan terjadi perhelatan pesta demokrasi di Kabupaten Kupang. Saya dibicarakan oleh beberapa orang di koran, mengapa SEKDA tidak mundur dari jabatannya padahal dia adalah Aparatur Sipil Negara.

Saya menghargai itu, tetapi sebagai ASN saya harus tunduk pada peraturan organisasi. Kalau sekarang saya belum mundur itu karena ada aturan yang memungkinkan saya untuk belum mengundurkan diri.

Saya akan mengundurkan diri bila telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sesuai peraturan yang berlaku pada tanggal 8 Januari 2018 nanti dan saya akan mendaftar ke KPU. Sebagai staff saya harus ijin di Bupati Kabupaten Kupang. Saya harus berparmitan secara baik dan terhormat. Dalam bahasa Alkitab Ebenhaezer artinya sampai di sini Tuhan menolong saya, maka saya akan mundur dari jabatan saya.

Orang di luar tidak memahami itu sehingga membuat pernyataan provokatif. Deklarasi memang sudah dilaksanakan tetapi proses administrasi harus tetap berjalan sesuai aturan. Di sini ada etika birokrasi, ada etika yang berlaku di masyarakat, seperti apa kita memaknai itu. Saya seorang yang tahu diri bukan pribadi yang malas tahu apalagi tidak tahu diri. Sejauh ini komunikasi dengan Bupati Kabupaten Kupang aman dan lancar.

Anda yakin Anda bakal Menang di Pilkada 2018?

Buktinya, hari Sabtu lalu yang hadir saat deklarasi Paket Harmoni masyarakat membludak berkisar dari 5000 sampai 7000 orang. Terlalu luar biasa. Ini adalah kekuatan yang tak terduga yang tidak saya ketahui.

Saya dan istri sampai meneteskan air mata haru. Saya sangat yakin bahwa komitmen mereka untuk paket HARMONI tidak akan hilang. Kita baru memulainya, mari kita berjalan dan berjuang bersama, serta mengawal proses politik ini sehingga pada tanggal 27 Juni 2018 yang akan datang kita mampu menjadi harapan baru.

Paket HARMONI harus menang untuk masyarakat Kabupaten Kupang. Au an henu au olif  au  tata au toit makasih naek. Karena afin deklarasi begitu banyak dukungan na ko au am enu aut tat enu au toitkit hat pao tal tanggal 27 Juni yang akan datang. Usineno nokan kit, kalau toktabua, kalau lasimese maka hit atoni yang diperkenankan Tuhan”. (FWL/ FWL)

Penulis/Penerbit

Silahkan memberi komentar sesuai topik di atas. Terima Kasih!