Published On: Wed, May 31st, 2017

Setelah Menangkan PAN di Ngada, Marianus Sae Justru Diberhentikan Dari Ketua PAN

Share This
Tags

Bupati Ngada, Marianus Sae ketika menerima penghargaan dari PLAN Indonesia yang diserahkan oleh Gubernur NTT Frans Leburaya sebagai Bupati yang memiliki kepedulian dan terus mendorong masyarakat Ngada di pedesaan agar  dalam kesehariannya menggunakan pola hidup bersih dan sehat, Rabu (31/5/17).

sergap.id, KUPANG – Bupati Kabupaten Ngada, Marianus Sae, pada Selasa (30/5/17) malam, diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ngada.

Informasi yang dihimpun SERGAP.ID, menyebutkan, hasil rapat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi NTT dengan pengurus lama DPC PAN Ngada pada Selasa (30/7/17) malam, memutuskan, memberhentikan Marianus Sae dari jabatan Ketua PAN Ngada dan menunjuk Anggota DPRD Provinsi NTT asal PAN, Agus Lobo, sebagai karateker Ketua PAN Ngada.

Ironisnya, pemberhentian Marianus tanpa alasan yang jelas. Beredar rumor bahwa Marianus diberhentikan karena berhaluan politik beda dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dan Ketua DPW PAN NTT Awang Notoprawiro.

Kabarnya, di Kongres PAN ke IV di Nusa Dua Bali Februari 2015 lalu, Marianus Sae bersama mantan Ketua DPW PAN NTT Eurico Guteres mendukung mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa menjadi Ketua Umum PAN periode 2015 – 2020.

Namun dalam pemilihan di konggres itu, Hatta Rajasa kalah 6 suara dari Zulkifli Hasan yang didukung Amien Rais dengan skor suara 286 – 292.

Beda dukungan inilah yang kemudian berbuntut diulur-ulurnya Musyawarah Daerah (Musda) dengan agenda pemilihan Ketua PAN Ngada dan berujung dicopotnya Marianus dari Ketua PAN pada Selasa (30/5/17) malam.

Padahal, di Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 9 April 2014 lalu, Marianus berhasil memenangkan PAN di Ngada dengan meraup 7 kursi di DPRD Ngada, hingga membuat Helmut Waso, Sekretaris PAN kala itu, berhak menempati jabatan Ketua DPRD Ngada hingga sekarang.

Kemenangan kembali diraih Marianus di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ngada tahun 2015 lalu. Saat itu, dengan PAN sebagai kendaraan politiknya, Marianus berhasil unggul dan kembali terpilih sebagai Bupati Ngada periode 2015-2020.

Namun dua kemenangan itu seolah tak ada artinya bagi PAN. Buktinya, Marianus justru diberhentikan dari Ketua PAN disaat rakyat Ngada mulai menyukai PAN karena di PAN ada Marianus Sae.

Lalu apa komentar Marianus? Kepada SERGAP.ID, Rabu (31/5/17) siang, Marianus membenarkan kalau dirinya telah diberhentikan dari Ketua PAN Ngada.

“Iya, saya sudah diberhentikan,” tegas Marianus.

Ditanya apa alasan pemberhentian? Marianus mengaku tidak tahu. Ditanya apakah akan mengambil langka hukum terkait pemberhentian sepihak itu? Marianus mengatakan tidak.

“Saya tahu diri, saya ini bukan siapa-siapa. Saya ini hanya orang kecil di PAN. Saya iklas menerima keputusan pemberhentian itu,” kata Marianus.

Ditanya apakah akan pindah dan bergabung dengan partai politik lain? Marianus menjawab, “Oh… tidak. Sementara ini saya istirahat dulu. Saya (sebagai Bupati Ngada) ingin fokus mengurus rakyat Ngada”. (Cis)

Penulis/Penerbit