Published On: Wed, May 29th, 2019

Truk Bermuatan Krikil Naru Terbalik di dekat Jembatan Lowo Keo

Share This
Tags

Mobil dump truck bernomor polisi EB 8239 D terbalik di dekat jembatan Lowo Keo, Desa Langadhawe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Rabu (29/5/19), sekitar pukul 15.00 Wita.

sergap.id, LANGADHAWE – Sebuah mobil dump truck warna kuning bernomor polisi EB 8239 D terbalik di dekat jembatan Lowo Keo, Desa Langadhawe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Rabu (29/5/19), sekitar pukul 15.00 Wita.

Truk yang penuh muatan krikil Naru tersebut awalnya akan menuju Lengkosambi, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Namun dalam perjalanan, ketika menanjak di dekat jembatan itu, as roda mobil patah.

Akibatnya, Piter, sang sopir, tak mampu mengendalikan mobil, dan mobilnya pun lari mundur dan terbalik ke arah kanan.

Beruntung Piter yang saat itu ditemani adiknya selamat. Keduanya tidak mengalami luka-luka.

“Krikil kami ambil dari Naru (Bajawa, Ngada), tapi pas menanjak, as patah. Kami mau (hendak) antar ke Lekosambi,” ujar Piter kepada SERGAP sesaat setelah mobil terbalik di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Piter menduga, as mobilnya patah disebabkan oleh kondisi jalan yang rusak parah.

“Sehingga truk saya lari mundur dan masuk ke arah jurang”, ungkapnya.

Menurut Piter, ia sempat berusaha menyelamatkan mobilnya dengan mengarahkan mobil ke arah tebing yang ada di bagian kiri, namun usahanya gagal lantaran mobil terus melaju kencang ke sebelah kanan.

“Syukurnya kami selamat,” katanya.

Joni, salah satu pengandara yang kebetulan melintas di TKP, mengaku, kecelakaan mobil sudah sering terjadi di tempat ini.

“Titik ini cukup sulit, kerana jalanya rusak dan berlubang. Saya sering lewat di sini, titik ini rusaknya parah sekali. Kalau dari arah mbay (ibukota Kabupaten Nagekeo) posisinya menurun, sementara di depannya langsung jurang. Ini sangat berbahaya bagi pengendara “, paparnya.

Di TKP dump truck terbalik ini kecelakaan sering terjadi.

Joni berharap Pemerintah Kabupaten Nagekeo segera memperbaiki jalan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan lagi.

“Paling tidak, kecelakaan bisa diminimalisir,” tegasnya. (bel/bel)

Penulis/Penerbit

Silahkan Komentar Sesuai Topik di Atas