Published On: Mon, Apr 15th, 2019

Wagub NTT Ajak ASN Sukseskan Pemilu 17 April 2019

Share This
Tags

Wagub tampak bersama Sekda dan sejumlah pejabat usai apel pagi di Kantor Gubernur NTT, Senin (15/4/19).

sergap.id, KUPANG – Ada dua hal penting yang dikemukakan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josep A. Nae Soi, saat memimpin apel ASN lingkup Pemprov NTT di Kantor Gubernur NTT, Senin (15/04/2019) pagi.

Pertama, dia mengingatkan ASN wajib mengikuti apel pagi. Kedua, dia mengajak seluruh ASN untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu 17 April 2019.

“Apel pagi bukan sekadar seremonial atau rutinitas,” tegas Wagub yang juga politisi asal Kabupaten Ngada itu.

Menurut dia, apel pagi juga tidak sekadar baris berbaris atau berjemur di panas matahari pagi.

“Ada makna yang sangat tinggi dari apel pagi, yakni untuk mempersatukan kita dalam lingkungan, ruang dan waktu yang sama. Sekaligus melakukan refleksi kritis terhadap apa yang telah dilakukan serta mendeklarasikan tekad yang bulat untuk bekerja lebih sungguh dalam melayani masyarakat,” paparnya.

Ia juga meminta seluruh ASN untuk bekerja lebih keras dalam mengatasi masalah kemiskinan dan stunting atau masalah gizi kronis di NTT.

“Kita semua harus bertekad untuk mengurangi masalah-masalah kemiskinan dan stunting dengan pariwisata sebagai prime mover (motor penggerak) pembangunan di NTT. Mari kita bangkit, kita sejahterakan masyarakat NTT untuk Indonesia yang adil dan makmur,” pintanya.

Pada saat yang sama, Nae Soi meminta semua ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT untuk aktif menyukseskan pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.

“ASN tolong gerakan masyarakat sekitar untuk datang ke TPS,” ucapnya, berharap.

Kata dia, mengajak masyarakat datang ke TPS tidaklah salah.

“Kalau mengajak untuk memilih salah satu paket itu yang salah,” ujar Nae Soi seraya berharap ASN tidak memilih Golput.

Semua ASN, kata Nae Soi, harus mendukung dan menyukseskan Pemilu 2019.

“Mari kita semua sukseskan Pemilu, baik Pilpres maupun Pileg. Jangan karena beda pilihan kita bermusuhan dan memisahkan diri. Beda pilihan itu hak asasi. Kita harus hidup rukun, selaras dan seimbang. Jangan sampai kita stres, stroke dan stop alias almarhum,” ucap Nae Soi disambut gelak tawa peserta apel. (valeri guru/cis)

Penulis/Penerbit

Silahkan Komentar Sesuai Topik di Atas