Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Institut Nasional Flores.
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Institut Nasional Flores.

sergap.id, MBAY – Institut Nasional Flores ( INF) mulai melaksanakan perkuliahan tahun akademik 2021-2022. Kuliah perdana akan dilaksanakan pada tanggal 18 September 2021.

Kegiatan tersebut didahului dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKBM) yang diselenggrakan di aula SMAK Stela Maris, Nangadhero, Aesesa, Nagekeo, mulai tanggal 8 sampai 11 September 2021.

“Jumlah mahasiswa yang mengikuti PKKMB sebanyak 93 orang”,  ujar Rektor Institut Nasional Flores, Yohanes Freadyanus Kasi, S.Si, M.Pd.

Kasi menjelaskan, PKKMB merupakan wahana pemimpin perguruan tinggi memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilan menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Pelaksanaan PKKMB diharapkan menjadi wahana penanaman lima program gerakan nasional revolusi mental, yaitu Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, dan Indonesia bersatu.

Melalui PKKMB mahasiswa kelak akan menjadi alumni perguruan tinggi yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, dan berdaya saing global.

INF sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi muda yang aktif dan kreatif, sehingga mampu berkompetisi menghadapi persaingan global yang semakin kompleks.

Menjadi mahasiswa artinya memasuki fase kehidupan baru, membentuk jati diri sebagai manusia seutuhnya melalui pendidikan tinggi.

“Sejak berdiri pada tanggal 8 Desember 2020 lalu, INF telah membuka pendaftaran bagi Mahasiswa baru dengan 3 Program Studi, yakni Pertanian, Perikanan dan Kelautan,” ungkap Kasi.

Menurut Kasi, perguruan tinggi saat ini didorong untuk lebih adaptif dalam melakukan transformasi kurikulum sesuai kebutuhan nasional dan kebutuhan global, serta disesuaikan dengan karakteristik yang lazim di Indonesia.

Pada masa lalu mahasiswa tidak memiliki fleksibilitas dalam belajar. Semua kegiatan belajar dimaknai sebagai kegiatan perkuliahan atau praktikum yang dibatasi dengan “dinding-dinding kelas”, namun kegiatan yang dilakukan mahasiswa di luar kampus tidak bisa diakui sebagai pembelajaran.

“Dengan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, SKS diartikan dalam jam kegiatan sehingga ada fleksibilitas bagi mahasiswa menuntut ilmu, baik secara tatap muka perkuliahan, maupun kegiatan lainnya seperti magang, wirausaha, mengajar di desa, dan lain sebagainya”, katanya.

Kasi mengatakan, pendidikan adalah kunci solusi atas krisis pembelajaran dan berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa. Mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan dan penggerak untuk menghasilkan berbagai solusi.

“Saya berharap kegiatan PKKBM ini dapat menjadi wahana yang penting untuk mengubah paradigma mahasiswa baru dari “belajar di perguruan tinggi” menjadi “kuliah untuk belajar”. Belajar bagaimana bisa berkarya atau bekerja di berbagai bidang, bermanfaat dan berkontribusi bagi masyarakat, bukan hanya sekadar kuliah untuk bekerja”, tegasnya.

Kasi menambahkan, sejalan dengan visi Indonesia Maju dan SDM unggul, tidak ada cara yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas manusia suatu bangsa selain melalui jalur pendidikan.

Manusia-manusia yang berkualitas itu hanya akan tercipta dari proses pendidikan yang berkualitas pada semua tingkatan, termasuk pendidikan tinggi.

Untuk itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka pada awal 2020 sebagai upaya memberikan keleluasaan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sesuai dengan minat dan bakatnya.

Mahasiswa harus disiapkan menjadi pembelajar sejati yang terampil, lincah dan ulet (powerfull agile learner).

Kebijakan ini ditujukan untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi. (advetorial/sg)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here