Pasangan Paulus Soliwoa - Gregorius Upi Dheo (PAS-GUD) dan paket Helmut Waso – Anis Tay Ruba (HEBAT)
Pasangan Paulus Soliwoa - Gregorius Upi Dheo (PAS-GUD) dan paket Helmut Waso – Anis Tay Ruba (HEBAT).

sergap.id, BAJAWA – Siapa kalah, siapa menang? Hasilnya tunggu tanggal 9 Desember 2020 usai pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Ada lima paket calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Ngada yang siap bertarung, yakni pasangan Kristoforus Loko – Emanuel Dopo (CREDO) diusung PAN dan HANURA, Paulus Soliwoa (incumbent) – Gregorius Upi Dheo (PAS-GUD) diusung Partai Demokrat dan Nasdem, Fridus Muda – Herman Say (FIRMAN) melalui jalur independen, Helmut Waso – Anis Tay Ruba (HEBAT) diusung PERINDO, GERINDRA dan PDIP, serta Andreas Paru – Ray Bena (AP-RB) diusung Partai Golkar dan PKB.

Komposisi pasangan yang menarik untuk disimak adalah paket PAS-GUD versus HEBAT. Sebab PAS-GUD didukung Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), sementara HEBAT disuport Marianus Sae (MS), mantan Bupati Ngada yang kini sedang menjalani hukuman penjara di LP Porong, Jawa Timur.

VBL dan MS pernah berhadap-hadapan di Pilgub 2018. Namun langkah MS terhenti setelah KPK menangkapnya dan divonis bersalah dalam kasus dugaan gratifikasi sebelum hari pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023.

Sejumlah analis menyebut, jika KPK tidak menangkap MS, maka MS paling berpeluang menjadi Gubernur. Namun faktanya VBL yang terpilih menjadi Gubernur.

Pertarungan keduanya bakal kembali terjadi di Pilkada Ngada 2020. VBL menang lagi atau MS mampu menyamakan kedudukan 1-1.

Di atas kertas PAS-GUD paling berpotensi menang. Selain sebagai petahana, PAS – GUD didukung penuh oleh VBL. Namun di lapangan pengaruh MS masih sangat kuat. Itu karena selama menjadi Bupati Ngada, banyak perubahan pembangunan yang dilakukan MS.

Kini kedua pasangan itu sedang bergumul membangun empati agar dipilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati.

PAS-GUD tentu tak mau kalah, begitupun HEBAT dan paket lainnya. Semua ingin menang. Semua tak mau kalah.

Tapi pada saatnya nanti, masyarakat berharap, semua pasangan mau menerima hasil pemilihan, kalah atau menang, agar pembangunan di Ngada terus berkelanjutan dalam suasana kebersamaan yang penuh cintah kasih. (Fredy Meo)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.