“Saya dengar, katanya kasus SMA Wederok yang melibatkan Mantan Kadis PKPO Petrus Bria Seran itu, sudah dihentikan penyelidikan oleh Polre Belu, awas jangan sampai sudah sekongkol kiri kanan,” ujar Romo Edmundus Kepada SERGAP pada Sabtu (9/5/20) malam.
“Saya dengar, katanya kasus SMA Wederok yang melibatkan Mantan Kadis PKPO Petrus Bria Seran itu, sudah dihentikan penyelidikan oleh Polre Belu, awas jangan sampai sudah sekongkol kiri kanan,” ujar Romo Edmundus Kepada SERGAP pada Sabtu (9/5/20) malam.

sergap.id, BETUN – Bupati Kabupaten Malaka, Stefanus Bria Seran memberi sebuah mobil baru jenis Innova Venturer bernomor polisi DH 1823 FA kepada Polres Belu. Diduga pemberian ini bertujuan menghentikan sejumlah kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Polres Belu.

Buktinya, kasus-kasus yang sudah ditangani Polres Belu sejak lama hingga kini belum juga dilimpahkan ke Kejaksaan, misalnya:

  1. Kasus pembangunan Unit Ruang Sekolah Baru (USB) SMA Negeri Wederok, Kecamatan Weliman, senilai Rp 2,1 miliar. Kasus tersebut melibatkan adik kandung Bupati Malaka, Petrus Bria Seran, yang juga merupakan mantan Kadis PKPO Malaka.
  2. Kasus proyek pembangunan tembok perkuatan tebing di Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah senilai Rp 3.287.095.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2016. Kasus tersebut fiktif, hanya dikerjakan puluhan meter. Gegara kasus tersebut kontraktor (Bobby) meninggal tak wajar di Mena, Kabupaten TTU dengan dugaan tabrak lari.
  3. Kasus dugaan korupsi pengadaan lampu sehen sebanyak 1.529 unit pada tahun anggaran 2016 senilai Rp 6.792.404. 000 dan 268 unit pada tahun anggaran 2017 senilai Rp 1.130.131.000. Kasus tersebut melibatkan Alfridus Bria Seran dan Yanuarius Bria Seran, keduanya adalah adik kandung Bupati Malaka.
  4. Kasus pembangunan rumah tunggu Puskesmas Fahiluka di Kecamatan Malaka Tengah senilai Rp 440 juta. Proyek tersebut mangkrak hingga sekarang. Sumber terpercaya mengatakan proyek ini dikerjakan oleh suami dari Kepala Dinas Kehatan Malaka drg Paskalia Frida Fahik, sepupu kandung bupati Malaka.

Sumber SERGAP yang merupakan anggota Polres Belu mengatakan mobil Innova Venturer tersebut diberikan dengan tujuan.

“Bro pahamlah, sebab Polda NTT berhasi ungkapkan kasus Bawang Merah, sedangkan sejumlah kasus yang tangani Tipikor Polres Belu menghilang tanpa jejak,” beber pak polisi yang enggan namanya dipublikasi itu kepada SERGAP, Sabtu (9/5/2020) malam.

BACA JUGA: Kapolres Belu diduga Terima Hadiah Mobil dari Bupati, KPK Diminta Ke Malaka

Kasus ini juga mendapat perhatian dari pemimpin umat Katolik dekenat Malaka, Romo Edmundus Sako, Pr.

“Saya dengar, katanya kasus SMA Wederok yang melibatkan Mantan Kadis PKPO Petrus Bria Seran itu, sudah dihentikan penyelidikan oleh Polre Belu, awas jangan sampai sudah sekongkol kiri kanan,” ujar Romo Edmundus Kepada SERGAP pada Sabtu (9/5/20) malam.

Ia meminta Polda NTT turun tangan. Sebab dalam kasus SMA Wederok ada praktek pencucian uang. Sebab mantan Kadis PKPO diduga menggunakan rekening milik orang lain dalam kasus ini.

“Kasus SMA Wederok itu sama dengan kasus bawang merah, terjadi pencucian uang, termasuk dana Bantuan Operasional Sekelah (BOS) hingga sekarang banyak sekolah yang belum dapat itu,” bebernya.

“Itu orang lihai dan cepat sekali, wartawan lebih baik kejar dia, ingat jangan sampai anak seperti wartawan di Malaka yang sudah dibeli putus oleh bupati,” tegasnya.

“Proyek pembangunan SMA Wederok itu sebelumnya dikerjakan oleh Virgilius Sam, termasuk saya, bersama Aluk dan  tim sekolah. Akan tetapi pekerjaan sementara berjalan, tiba tiba dihentikan oleh kadis PKPO, jadi pikir itu barangnya pak Kadis, maka anak-anak stop bekerja. Padahal pihak yang mengerjakan awal itu, sudah rugi banyak. Sebab pembangunan sudah dilaksanakan, lalu Kadis hentikan, selanjutnya kadis sendiri yang lanjutkan menggunakan rekanan baru hingga menjadi masalah. Sementara kerugian pihak awal yang mengerjakan, tidak diganti oleh Kadis dan Kontraktor baru itu,” pungkasnya. (sel/sel)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.