Frater Carlos OCD
Frater Carlos semasa hidup. Anaknya periang dan baik hati.

sergap.id, KUPANG – Frater Carlos. Betulah teman-teman memanggilnya. Tak ada yang menyangka, pemuda ganteng asal  Ruto, Desa Warupele I, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, ini pergi untuk selamanya.

Anak dari pasangan suami istri Don Kebo dan Maria Goreti Wege ini dikenal sebagai anak yang periang. Namun Minggu 7 Maret 2021 sekitar pukul 6 pagi, ia ditemukan sudah tak bernyawa.

Jasad pemilik nama lengkap Redemptus Tangi Kebo ini ditemukan tergantung di pohon kedondong di dekat kapel Ordo Karmel Tak Berkasut OCD di Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang.

Dugaan sementara, Frater Carlos bunuh diri. Namun sebagian teman-temannya tak percaya. Benarkah ia bunuh diri? Kini polisi masih melakukan penyelidikan.

Yang pasti, mahasiswa semester IV Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira Kupang ini ditemukan sekitar pukul 06.00 Wita oleh anggota komunitas Biara Karmel San Juan yang sedang mengikuti misa pagi.

Karena suhu udara panas saat misa berlangsung, salah seorang frater membuka jendela kapela. Ia lantas melihat korban tergantung di pohon kedondong yang berada tidak jauh dari kapela.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kupang Tengah. Tak lama kemudian polisi pun tiba di TKP.

Dari olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad Frater Carlos. Namun untuk memastikan penyebab kematiannya, jenasah Frater Carlos kemudian di bawa ke Rumah Sakit Titus Uly Kupang.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Namun kepergian Frater Carlos meninggalkan duka yang dalam bagi keluarga dan teman-temannya.

Selamat jalan Frater Carlos. Semoga damai bersamamu di Surga!

Ucapan selamat jalan juga datang dari ribuan netizen, salah satunya Yoo melalui akun facebooknya, “Selamat jalan kae frater Carlos OCD. Surga tempat abadi bagimu. Kami turut berduka kae frater. Masi belum percaya lee kae frater”. (vl/vl)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here