
sergap.id, MBAY – Per hari Rabu (10/9/2025) sore, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, mencatat terdapat 10 korban bencana banjir bandang, yakni 3 meninggal, 4 hilang, dan 3 luka-luka.
Kepala BPBD Nagekeo, Agustinus Pone, mengatakan, sampai dengan malam ini, tim SAR masih melakukan pencarian korban hilang.
“Evakuasi warga terdampak terus kami lakukan. Tim gabungan juga bekerja keras memperbaiki fasilitas umum yang rusak, serta membersihkan jalan dari material batu dan lumpur agar akses masyarakat kembali normal,” ujar Pone kepada SERGAP, Rabu (10/9/2025) sore.
Selain banjir bandang di Mauponggo, kata Pone, bencana longsor juga terjadi di Desa Ngera, Kecamatan Keo Tengah. Longsoran sepanjang kurang lebih 60 meter menimpa kawasan Ngera Nuasele dan menyebabkan satu unit rumah warga Dusun II rusak parah.
Akibat longsor itu pula, ruas jalan penghubung Ngera – Mauponggo putus total dan tidak bisa dilewati kendaraan. Tim BPBD bersama aparat setempat sedang berupaya membuka akses jalan tersebut.
-
Korban meninggal
- Eligius Sopi Bela, 35 Tahun, Katolik, Tani, Sawu, Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo.
- Francelina Meli Boa, 60 tahun, Katolik, Tani, Boawae, Kecamatan Boawae (mertua dari korban meninggal nomor 1)
- Maria Kondriani F. Nua, 6 bulan, Katolik (anak dari korban meninggal nomor 2).
-
Korban hilang
- Mariano Tom Busa Jago, 29 tahun, Katolik, Guru, Sawu, Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo.
- Archiles Agustinus Busa Jago, 1,1 tahun, Katolik, Sawu, Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo (anak dari korban hilang nomor 1).
- Sebastiana So’o, 42 thn, Katolik, IRT, Lajawolo, Desa Keliwatulewa, Kecamatan Mauponggo.
- Desiderius Geraldi Jo, 1,2 thn, Katolik, Lajawolo, Desa Keliwatulewa, Kecamatan Mauponggo. (Anak dari korban hilang nomor 3).
-
Korban luka-luka
- Ermelinda Co’o, 36 thn, katolik, petani, Sawu, Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo (Saudari dari korban meninggal nomor 1).
- Yosefina Meli Boa, 35 Tahun, Katolik, Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo. (Istri dari korban meninggal nomor 1).
- Maria Agusta Mei K. Bela, 4 tahun, Katolik, Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo (Anak dari pasangan Eligius Sopi Bela (korban meninggal nomor 1) dan Yosefina Meli Boa (korban luka-luka nomor 2). (re/sg)




























