
sergap.id, KUPANG – Dua Wanita di Kupang yang hingga kini belum diketahui identitasnya terlibat adu mulut dengan seorang fotografer bernama Doni di Pantai Sotis Kupang, Minggu (24/8/2025).
Itu berawal dari empat wanita minta difoto saat mereka jalan-jalan menghabiskan hari Minggu di Pantai Sotis. Doni pun menurut. Dengan barbagai pose Doni mulai membidik. Hasilnya bagus. Tapi saat diminta membayar, salah satu ibu ngaku di dompetnya hanya ada Rp 20 ribu.
Bagi Doni itu tak masalah. Hasil karyanya tinggal disesuaikan dengan uang yang ada. Maka terjadilah kesepakatan bahwa Rp 20 ribu itu hanya untuk membayar 10 buah foto. Tapi tiba-tiba ibu yang satu datang menanyakan fotonya. Doni lantas menjawab bahwa foto tinggal 10 dan yang lain sudah di hapus.
“Foto ada 23. Beta hapus 13. Nah ibu satu datang bilang kenapa hapus kita punya foto semua? Beta jawab ini ibu yang suruh hapus. Katanya ibu dong pung uang ada 20 ribu sa. Na beta jelaskan begitu, ini ibu su maruak (marah-marah). Beta bilang, kk omong sante sa. Uang 20 itu berapa sih? Dia (kemudian) omong mulai sonde jelas! Dia maki beta anjing na, pokoknya dia omong beta sonde baik, beta pasrah sa”, ungkap Doni lewat video yang ia unggah di facebook dan dikutip SERGAP, Senin (25/8/25).
Ibu yang melontarkan kata-kata jorok tersebut kemudian meminta Doni menghapus semua foto.
“Jadi, beta bilang, oke, sonde apa-apa. Nah beta su hapus foto, ini ibu (malah) omong beta (lagi) sonde baik, anjing na, kurang ajar na. Apa segala macam na. Hae beta kurang ngajar dengan ibu apa? Dia (lalu) ancam mau banting beta pung kamera. Beta bilang ke dia, ibu beta cari uang beli ini kamera bukan perjuangan yang mudah, ketong (kita) ni susah setengah mati baru dapat itu barang. Itu barang juga bukan harga ratusan (ribu), tapi jutaan (rupiah). Beta juga bilang ke ibu itu, ibu ini hanya soal 20 ribu, ibu dong bisa buat beta begini nih. Iya tamu ditempatkan sebagai raja, tapi raja (juga) jang sembarang begitu”, ujar Doni.
Di video lain yang masih tentang pertengkaran mereka, tampak salah satu ibu melempar dengan pelan kamera milik Doni di antara batu karang di pinggir pantai. Sementara ibu yang satu marah-marah kepada Doni.
“Woe lu pi be pu rumah lu liat beta pu oto ada berapa banyak”, sergah ibu itu kepada Doni.
Video ini viral di facebook. Komentar pedas pun tak terhitung lagi. Salah satu netizen yang diduga mengenal kedua pelaku ikut berceloteh, “ngaku punya banyak mobil di rumah, padahal ke pantai naik bemo. Bayar 20 ribu saja sonde bisa, tapi lagaknya kayak keturunan tajir”.
Namun Doni tak peduli apa kata netizen. Yang ia inginkan sekarang adalah bertemu dengan kedua pelaku itu.
“Kalau ada yang tahu ini ibu punya tempat tinggal, tolong info kasi beta. Beta mau minta pertanggungjawaban. Karena kamera sudah rusak. Layar kamera sudah bergaris hitam, (gara-gara) dia (pelaku) lepas di batu karang”, pinta Doni. (re/re)































