Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man.
Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man.

sergap.id, KUPANG – Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, mengatakan, saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Kupang berjumlah 814 kasus, masih dirawat 534 kasus, sembuh 256 kasus, dan meninggal dunia 24 orang.

“Untuk isolasi mandiri 437 orang, isolasi terpusat di Puskesmas 39 orang, dan isolasi di RS 58 orang. Khusus untuk RSUD SK Lerik, kapasitasnya 115 tempat tidur, 21 tempat tidurnya untuk pasien covid dalam ruangan bertekanan negatif,” ujar Man yang didampingi Plt Asisten I, Yanuar Dally, dan Kabag Protokol, Komunikasi dan Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest Ludji, di Kupang, Jumat (18/12/20).

“Saat ini ada 21 penderita covid plus yang dirawat RS SK Lerik. Rinciannya 11 yang memang positif, sedangkan yang lain suspek. Tidak semua tempat tidur dipakai, karena ada pembatasan, yang positif tidak boleh gabung dengan yang suspek, begitu juga pasien perempuan tidak boleh digabung dengan laki-laki,” tegas Man.

Menurut dia, semua pelayanan di RS SK Lerik menggunakan CCTV untuk memantau. Jadi tidak ada kunjungan keluarga tanpa ijin.

“Kata Direktur RS SK Lerik ada olahraga untuk pasien, biasanya tiga kali seminggu, saya batasi satu kali seminggu saja di ruang terbatas dan pasien wajib memakai masker N95,” ucap Man.

Man menjelaskan, sejauh ini reproduksi rate mencapai 1,4 persen, yang artinya 100 pasien di kota Kupang mampu menularkan 140 orang.

“Inilah yang ditakutkan dengan transmisi lokal,”katanya.

Karena itu ia berharap masyarakat harus taat protokol kesehatan.

“Kemarin saya mengancam orang tidak tertib masker di pasar bukan karena kekuasaan, tapi karena angka inilah. Apa bila kalau ada pro kontra, silahkan kita berdiskusi. Tujuan saya adalah membatasi reproduksi rate 1,4 bisa menjadi 0,8 atau 0,9, karena tugas saya adalah untuk menekan angka ini,” tandasnya.

“Saya menyesal kalau nanti ditutup (lockdown), karena resikonya 483 ribu penduduk, bukan hanya untuk saudara saudara yang di pasar,” pungkasnya. (adv/adv)

Komentar Sesuai Topik Di Atas

KOMENTAR ANDA?

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini