Rudi Mansur, SH
Rudi Mansur, SH

SAAT ini masyarakat dunia sedang disibukan dengan Pandemi Covid 19 yang menyerang secara global di berbagai Negara di dunia, salah satunya Indonesia.

Covid 19 laksana gadis cantik yang menjadi perbincangan banyak orang karena hari ini menjadi Pemberitaan seksi hampir di semua media massa.

Perlu diketahui korban dari Covid 19 saat ini telah banyak menyebabkan korban berjatuhan dimana mana selain mereka yang baru didiagnosa berdasarkan Rapit Test atau Test cepat yang dibuktikan dengan hasil Sweb sebagai Pasien Positip Covid 19.

World Health Organization WHO menjelaskan bahwa Coronaviruses ( COV ) adalah virus yang menginveksi sistem pernapasan. Infeksi ini disebut dengan Covid 19.

Perlu diketahui bahwa Pandemi Covid 19 adalah Virus yang bisa menyerang siapa saja. Indonesia terkhususnya Propinsi NTT juga kebagian Virus ini dengan ditemukannya puluhan warga NTT yang terkontaminasi Covid 19.

Menariknya korban Covid 19 saat ini masih diperlakukan kurang baik oleh sebagian pengguna media sosial dan cenderung di Bullyng habis-habisan.

Asal tahu saja bahwa kegiatan membullyng seseorang dapat diproses secara hukum. Hal ini karena di dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang telah diubah dengan Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU NO 19 TAHUN 2016 ) dalam pasal 27 Ayat 3 UU ITE berbunyi:

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mentransfer dan/mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan / pencemaran nama baik dapat dipidana dengan hukuman penjara paling lama 4 (empat) Tahun dan / atau denda paling banyak 750 juta”.

Hal ini harus dipahami oleh semua pengguna media sosial bahwa hendaklah menggunakan media sosial secara bijak karena dengan mencaci maki, mengata-ngatai serta mengucilkan secara berlebihan terhadap pasien Covid 19, anda dan kita semua bisa dipidana.

Marilah kita bijak menggunakan media sosial di pandemi seperti ini, dan memberikan dukungan yang positif kepada saudara saudara kita yang terkena Covid 19, agar segera pulih.

Salah satu bentuk dukungan kita adalah memberikan suntikan semangat dan motifasi yang secara langsung mengurangi beban psikologis pasien yang terkena Covid 19.

  • Penulis: Rudi Mansur, SH/Pengacara PERADI tinggal di Kelurahan Nagespadhi, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo.

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.