
sergap.id, MBAY – Selama tiga hari pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Nagekeo bersama Perum Bulog Nagekeo di 4 kecamatan di Kabupaten Nagekeo, sebanyak 17 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog habis terjual dibeli masyarakat.
Di Kecamatan Aesesa terjual 2 ton, Kecamatan Boawae 4 ton, Kecamatan Wolowae 5 ton, dan Kecamatan Nangaroro 6 ton.
Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 12 hingga 14 Agustus 2025 ini dihadiri Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo G.M. Sada, S.Sos., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Nagekeo.
Damianus We, warga Desa Wokodekororo, Kecamatan Nangaroro, mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah ini.
“Terima kasih kepada Polres Nagekeo dan Bulog Nagekeo yang telah menyediakan beras murah. Kami masyarakat kecil merasa sangat terbantu,” ungkapnya.
Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H, kepada SERGAP, Kamis (14/8/25), menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami bersama Bulog Nagekeo berkomitmen membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan dapat terus dilaksanakan di wilayah (kecamatan) lain di Kabupaten Nagekeo,” ujarnya.
Sejumlah warga Nagekeo yang temui terpisah berharap agar pasar murah tersebut dapat digelar secara rutin untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras di Nagekeo. (sg/sg)




























