Saat ini pelaku penembakan sudah ditahan di Detasemen Polisi Militer Kodam (Denpomdam) XVIII/Kasuari.
Saat ini pelaku penembakan sudah ditahan di Detasemen Polisi Militer Kodam (Denpomdam) XVIII/Kasuari. (foto: ilustrasi)

sergap.id, AIMASI – Kasus penembakan terjadi di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada Sabtu (4/6/22) malam, sekitar pukul 23.45 WIT. Pelakunya adalah Aloisius Fesiliano Tulung Johanda, Anggota TNI AD berpangkat Sersan Satu (Sertu). Sementara korbannya adalah Rafael Ifan Balaweling, umur 16 tahun, yang merupakan adik ipar dari pelaku.  

Informasi yang dihimpun SERGAP menyebutkan, kasus penembakan terjadi di rumah Iptu Felix Balaweling. Saat itu Iptu Felix Balaweling sedang melaksanakan pesta pernikahan putri pertamanya bernama Agnestasia Saputri Balaweling dengan pelaku.

Acara awalnya berjalan aman. Namun saat acara bebas atau acara joget-jogetan Sertu Aloisius ikut bergoyang. Saat itulah dia terlibat senggolan dengan salah satu warga yang membuatnya naik pitam. Seketika Sertu Alusius mengeluarkan pistol jenis G2 Combat kaliber 9×19 mm dengan nomor senjata BG. EA 011405 dan mengarahkan ke atas.

Melihat itu, teman Sertu Alosius, yakni Sertu Yusuf Putra Adam Pratama Worabai mencegahnya dengan memegang tangan Sertu Alosius ke arah bawah. Tiba-tiba terdengar letusan tembakan 1 kali dan didapati Sertu Bayu tergeletak di depan panggung dengan luka tembak pada bagian perut sebelah kiri.

Selain Sertu Bayu, juga di dapati Rafael Ifan Balaweling tergeletak diteras rumahnya dengan luka tembak di bagian dada sebelah kiri.

Keduanya kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan Rafael Ifan Balaweling meninggal dunia. Sedangkan Sertu Bayu dirujuk ke RS AL Manokwari.

Kapolsek Prafi, Iptu Ignatius Hutauruk, mengaku, pihaknya telah meminta agar pesta pernikahan tidak digelar dengan musik. Namun diabaikan oleh pemilik pesta.

Saat ini pelaku penembakan sudah ditahan di Detasemen Polisi Militer Kodam (Denpomdam) XVIII/Kasuari.

“Sudah ditangani, oknum anggota tersebut sedang diperiksa Pomdam,” ujar Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari Kolonel Hendra Pesireon seperti dikutip dari Antara, Minggu (5/6/22). (les/ant)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here