D bersama 15 orang temannya saat diamankan polisi pada Senin (8/3/21) malam.
D bersama 15 orang temannya saat diamankan polisi pada Senin (8/3/21) malam.

sergap.id, KASUS – D 16 bersama 15 orang teman seumurannya diamankan polisi pada Senin (8/3/21) di sebuah hotel karena diduga menjalankan prostitusi online.

Netizen bertanya-tanya, sudah berapa lama mereka geluti profesi itu? Entalah! Yang pasti D terjun ke dunia bisnis persilatan kelamin setelah keperawanannya direnggut seorang kakek dengan mahar Rp 5 juta.

“Iya saya jual (keperawanan) bang,” ujar gadis berparas ayu yang mengaku ayahnya telah meninggal dan ibunya telah kembali ke kampung halamannya itu.

Menurut D, untuk menemui kaum pria hidung belang, ia dan teman-temannya menggunakan aplikasi MiCat.

“Sudah dua bulan saya begini. Awalnya lewat MiChat terus lanjut di WA,” katanya.

Jika komunikasi menemui kata sepakat, maka kata D, tinggal menentukan TE alias tempat eksekusi.

“Tergantung kesepakatan, kadang Rp 300 ribu (sekali main),” ucap D tersipu malu.

Walau begitu, D tidak asal menerima pelanggan. Ia sangat seleksi, bahkan protek.

“Pilih-pilih orangnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, D bersama 15 temannya ditangkap aparat Resmob Polsek Panakukkang dan intel Polda Sulsel di Hotel Andra di Jalan Pandang Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (8/3/21) malam.

Kapolsek Panakukkang, Kompol Jamal, mengatakan, penggerebekan ini bermula dari informasi awal terkait prostitusi online.

“Ada 16 remaja yang ditangkap. Empat di antaranya remaja putri. Mereka ditangkap di hotel yang sama,” kata Kompol Jamal, Selasa (9/3/2021).

Sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman keterlibatan 16 remaja dalam dugaan prostitusi online tersebut. (mel/mel)

KOMENTAR ANDA?

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini