Final EURO 2021 dapat disaksikan melalui live streaming Mola TV maupun siaran langsung RCTI, pada Senin 12 Juli 2021 jam 3 dini hari waktu indonesia tengah.
Final EURO 2021 dapat disaksikan melalui live streaming Mola TV maupun siaran langsung RCTI, pada Senin 12 Juli 2021 jam 3 dini hari waktu indonesia tengah.

sergap.id, PREDIKSI – Pertemuan antara Italia versus Inggris kali ini patut disimak, bahkan wajib ditonton jika tak ingin melewatkan cerita akhir piala eropa 2021. Laga klimaks ini bakal dipimpin oleh wasit asal Belanda, Bjorn Kuipers. Kedua tim bermental juara ini pun diramalkan memainkan taktik serangan cepat.

Jadwal final EURO 2021 ini dapat disaksikan melalui live streaming Mola TV maupun siaran langsung RCTI, pada Senin 12 Juli 2021 jam 3 dini hari waktu indonesia tengah.

Laga puncak yang akan digelar di Stadion Wembley, London ini, diprediksi bakal berjalan ketat.

Italia dan Inggris sama-sama menunjukkan performa luar biasa dalam gelaran Piala Eropa 2021. Dari 6 laga yang sudah dilalui, tim Azzurri sanggup memenangi seluruhnya. Sementara The Three Lions membukukan 5 kemenangan dan 1 seri.

Dalam periode 6 laga itu, Italia sanggup melesakkan 12 gol, dan 3 kali kebobolan. Sebaliknya, meski Inggris hanya menorehkan 10 gol, namun mereka tercatat baru kebobolan 1 kali saja.

Jumlah torehan gol Inggris memang kalah dibanding Italia, akan tetapi menurut statistik Whoscored, The Three Lions memiliki tingkat dominasi permainan yang lebih baik ketimbang Italia.

Inggris mencatatkan rata-rata penguasaan bola 53 persen, umpan sukses 87 persen, dan aerial duel 56 persen.

Kategori tersebut seluruhnya lebih baik ketimbang Italia yang hanya memiliki ball possession 51 persen, umpan sukses 85 persen, dan aerial duel 44 persen.

Di EURO kali ini skuad Gli Azzurri memang tidak selalu tampil dominan, kendati pada akhirnya mereka selalu sukses memenangi laga. Minimnya dominasi tim asuhan Roberto Mancini terlihat jelas saat duel Italia versus Spanyol di babak semifinal.

Kala itu Azzurri hanya membukukan 29,9 persen penguasaan bola, dengan jumlah tembakan 7 berbanding 16 milik Spanyol. Catatan ini sangat bertolak belakang dengan dominasi Inggris yang melepaskan total 20 kali tembakan dan menorehkan 58 persen penguasaan bola, saat memenangi duel semifinal kontra Denmark.

Kendati tak selalu tampil dominan, barisan depan Italia terbilang lebih frontal dalam melancarkan serangan. Azzurri mempunyai rata-rata 18,2 jumlah tembakan per laga, sebaliknya Inggris hanya 9,7 kali saja.

Skuad Italia juga tercatat lebih variatif dalam menghasilkan gol, yakni 8 gol open play, 2 gol set piece, dan 1 gol counter attack. Sebaliknya Inggris membukukan 6 gol open play dan 3 gol set piece.

Dengan demikian, jalannya duel final EURO 2021 antara Italia vs Inggris berpeluang didominasi oleh The Three Lions. Namun kubu tuan rumah tetap wajib mewaspadai serangan balik cepat Italia, serta kinerja barisan depan mereka yang rajin melakukan percobaan tembakan. Sebaliknya, Italia wajib mewaspadai peluang berbahaya Inggris yang diperoleh dari set piece.

Mengutip Football Italia, ditinjau dari sisi head to head atau H2H duel antara Italia versus Inggris sudah terjadi sebanyak 27 kali. Dari kesempatan tersebut, Italia unggul dengan 11 kemenangan, 8 laga imbang, dan 8 lainnya menjadi milik Inggris. Sementara khusus gelaran Piala Eropa, Gli Azzurri dan The Three Lions sejauh ini baru berjumpa 2 kali. Dan seluruhnya sukses dimenangi kubu Italia. Italia menang 1-0 atas Inggris pada EURO 1980. Sementara EURO 2012, Azzurri unggul 4-2 lewat adu penalti, usai bermain imbang tanpa gol hingga perpanjangan waktu.

Wasit asal Belanda Bjorn Kuipers akan memimpin Final Euro dengan Bastian Dankert dari Jerman sebagai VAR.

Bagi Kuipers, ini adalah pertandingan keduanya memimpin laga Italia vs Inggris.

Di pertandingan nanti, Kuipers akan dibantu oleh asisten wasit, Sander van Roekel dan Erwin Zeinstra.

VAR akan dipimpin Bastian Dankert asal Jerman, dibantu oleh Pol van Boekel dari Belanda dan Christian Gittelmann dan Marco Fritz dari Jerman. Ofisial keempat di pinggir lapangan adalah Carlos del Cerro Grande dari Spanyol.

Kuipers yang berusia 48 tahun pernah memimpin pertandingan Italia vs Inggris di penyisihan grup Piala Dunia 2014, dengan kemenangan Gli Azzurri 2-1. (cap/cap)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here