Wagub NTT, Josep Nae Soi, saat mengikuti tes suhu badan di Kantor Gubernur NTT, Selasa (17/3/20).

sergap.id, KUPANG – Wagub NTT, Josep Nae Soi, tak membantah dirinya pernah bikin peryataan bahwa virus corona adalah flu biasa. Namun peryataan itu, kata dia, disampaikan jauh sebelum Corona menyerbu Indonesia.

Menurut politisi Partai Golkar asal Langa, Kabupaten Ngada itu, pernyataan yang dalam sepekan terakhir ini menuai pro kontra di masyarakat, terutama di dunia maya, ia sampaikan saat Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar NTT ke X di Sahid T- More Hotel Kupang pada Senin, 2 Maret 2020, lalu.

“Karena itu, jikalau ada rumors yang mengutip pernyataan saya bahwa virus corona itu sama dengan flu biasa, itu hanyalah kalimat yang secara spontan saya sampaikan ketika ditanya wartawan,” ujar  Nae Soi di Kupang, Senin (23/03/20).

“Waktu itu, saya dalam nada kelakar mengatakan bahwa virus corona itu hanya seperti flu biasa. Waktu itu. Nah, konteksnya kalau pernyataan saya itu dikaitkan dengan kondisi hari ini tentu tidaklah tepat,” ucap Nae Soi.

Dia meminta masyarakat tidak perlu ribut-ribut soal pernyataanya itu lagi.

“Kami sangat serius urus Covid-19. Mari fokuskan energi dan pemikiran kita untuk menangani tidak hanya Covid-19, tetapi juga kemiskinan, kebodohan, kemalasan, stunting, demam berdarah dan lain sebagainya,” pintanya.

Nae Soi menjelaskan, untuk mencegah penyebaran Virus Corona di NTT, pihaknya telah menerbitkan sejumlah regulasi, termasuk pembentukan gugus tugas penanganan Covid – 19 yang diketuai oleh Sekda NTT, Benediktus Polo Main.

“Secara teknis dipercayakan kepada Kadis Kesehatan Provinsi NTT, dokter Domi Mere dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si sebagai juru bicara Covid-19. Hari ini, saya bersama Pak Gubernur mendatangi Posko (Pusat Komando) Satgas Penanganan Covid-19 yang terpusat di Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Inilah bukti nyata keseriusan kami dalam mengurus dan menangani Covid-19,” bebernya.

Ia berharap masyarakat NTT tidak takut dan panik menghadapi ancaman Virus Corona.

“Ikuti prosedur yang disampaikan pemerintah dan lakukan social distancing bahkan fisical distancing. Karena itu, anak-anak sekolah diliburkan. Juga para ASN. Libur dan bekerjalah dari rumah,” katanya.

Asal tahu saja, dalam sepekan ini, peryataan Nae Soi yang mengatakan bahwa Virus Corona hanyalah Flu Biasa ramai diperbincangkan netizen.

“Kenapa kita mesti takut dengan Corona? Itu kan flu Biasa saja, hanya orang yang mau membesar-besarkan saja,” demikian penggalan pernyataan Nae Soi dalam video yang viral di Facebook.

Di Fanpage Facebook SERGAP.ID, video tersebut telah ditonton oleh 93.300 orang dan 29.914 interaksi. Berikut komentar sejumlah warga netizen:

“Ampunilah beliau kr beliau tdk tauh apa yg beliau perbuat….mgkin kr saking sibuk nya beliau tdk pernah nonton TV…klo Korona ini sdh makan berapa byk org di seluruh dunia dan sdh ribuan org mati….Presiden n semua jajaran nya lagi kerja keras atasi Wabah Virus ini…Bapa koq omong spt ini…..Tuhan tolong ee…sediiiih,” Ina Ate.

Komentar Netizen

“Bapak yg terhomat syg eeee……ini Covic gejelax mirip flu & demam biasa….tapi Covic ini sgt ganas & mematikan byk org / seisi rmh dlm sekejap.awalx sih saya juga hampir sepikir dgn bp , tapi ketika saya byk merenung/ membaca Firman Tuhan & byk melihat korban berjatuhan, mk saya yakin ini Covic sgt” BERBAHAYA,” Jane Kanata.

“Semoga pemikiran beliau tdk mewakili pemikirian pemimpin2 lain di NTT yg qta cintai ini,” Debby Yunita Mada. (cis/spvg)