Gubernur NTT Frans Leburaya saat bercerita soal babi di hotel Silvia, Rabu (31/5/17) pagi.

sergap.id, KUPANG – Gubernur NTT, Frans Leburaya, Rabu (31/5/17) pagi, di Hotel Silvia Kupang, bikin tamu undangan, termasuk Bupati Kabupaten Ngada Marianus Sae dan Bupati Kabupaten Manggarai Timur Yoseph Tote tertawa terbahak-bahak.

Di akhir sambutannya pada acara deklarasi 200 desa STBM Provinsi NTT yang diprakarsai Plan Indonesia itu, Leburaya bercerita soal dialog antara anak babi dan induk babi.

Kata Leburaya, suatu hari anak babi bertanya kepada ibunya…. Ibu,,, kenapa kita punya nama koq hanya satu saja, yakni babi. Padahal manusia memiliki banyak nama? Ya… ada Frans, ada Marianus, ada Yoseph?

Cerita awal Leburaya ini membuat para undangan, termasuk Marianus dan Yoseph Tote spontan tertawa ngakak.

Lalu… kata Leburaya… induk babi menjawab: iya nak. Semasa hidup kita memang hanya memiliki satu nama. Tapi saat kita mati, kita memiliki banyak nama, ya babi guling, babi se’i, babi kecap dan masih banyak lagi. Sementara manusia? Saat mereka mati, mereka hanya memiliki satu nama, yaitu mayat.

Lagi-lagi para undangan tertawa terbahak-bahak. Bahkan ada yang tertawa sambil geleng-geleng kepala.

Namun kata Leburaya, cerita babi tersebut memiliki makna. Maknanya adalah…

“Babi itu… saat masih hidup, dia sangat merepotkan yang memeliharanya. Dia baru berguna ketika dia mati. Karena itu, kita sebagai manusia, semasa hidup, kita harus berbuat banyak untuk sesama. Berbuat baiklah kepada sesama sebanyak-banyaknya. Karena hanya babi yang berguna ketika dia mati. Sementara kita, kalau sudah mati, tidak ada guna lagi,” tegas Leburaya disambut manggut-manggut para undangan.

Sebelum bercerita, Leburaya terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada Plan Indonesia yang telah membantu masyarakat Provinsi NTT melalui program 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di 5 kabupaten, yakni di Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Ende, Ngada dan Manggarai Timur.

5 pilar yang mendorong masyarakat NTT untuk merubah pola hidup kurang sehat menjadi hidup bersih dan sehat itu adalah:

  1. Stop buang air besar sembarangan.
  2. Cuci tangan pakai sabun
  3. Pengolahan air minum dan makanan dengan baik
  4. Penanganan sampah
  5. Penanganan limbah cair rumah tangga.

“Sekali lagi terima kasih kepada PLAN yang telah berbuat baik kepada rakyat NTT,” ujar Leburaya. (Es)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.