Jefri Un Banunaek saat digiring ke Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi NTT, Selasa (3/9/19) siang.

sergap.id, KUPANG – Aparat Kejati NTT menangkap Anggota DPRD NTT periode 2014-2019, Jefri Un Banunaek usai yang bersangkutan mengikuti acara pelantikan 65 Anggota DPRD NTT periode 2019-2024 di gedung DPRD NTT, Selasa (3/9/19).

Politisi asal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tersebut diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek embung di Desa Mnela Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tahun 2015 sebesar Rp 756 juta.

Penangkapan terpaksa dilakukan karena Jefri sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) TTS.

Setelah ditangkap, Jefri langsung digiring ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT sekitar pukul 12:30 Wita.

Jefri terlihat pasrah saat ditangkap dan di bawa ke Kejati NTT.

Saat berjalan, Jefri pun tampak tenang hingga memasuki ruang lobi Kejati NTT.

Jefri kemudian di bawa masuk ke ruang tindak pidana khusus yang berada di sisi barat lantai 1 Kantor Kejati NTT.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati NTT belum memberikan keterangan kepada wartawan.

Informasi yang dihimpun SERGAP menyebutkan, sejauh ini Jefri masih diperiksa oleh penyidik dan kemungkinan besar akan langsung ditahan. (el/el)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.