Bila Anda kontak dengan seseorang yang terinfeksi virus corona, pastikan Anda melakukan isolasi mandiri. Perhatikan gejala yang Anda rasakan.

sergap.id, TIPS – Wabah sehebat apa pun susah rasanya membuat seseorang untuk menekan hawa nafsu, terlebih soal seks. Namun pertimbangan keselamatan dan kesehatan menjadi sebuah tembok untuk berpikir dua kali sebelum melakukannya.

Tidak mengagetkan jika kamu bertanya, “apakah berhubungan seks saat ini aman?”.

Kamu tidak sendirian mempertanyakan itu. Banyak pasangan di seluruh dunia dan para pekerja seks juga bertanya-tanya soal itu. Karena hasrat selalu menggebu-gebu, tapi disaat yang sama cemas meneror: jaga keselamatan hidup atau pilih kepuasan sesaat?

Masalah ini pun menjadi perhatian Departemen Kesehatan New York (NYC Health). Mereka membuat semacam panduan bagaimana berhubungan seks di saat virus Corona sedang mengancam.

Panduan ini tidak semata tentang gaya seks aman atau perlunya penggunaan pengaman seks, tetapi lebih mengarah kepada mengingatkan untuk lebih waspada di tengah badai virus corona (COVID-19).

Bila saya berhubungan seks, apakah saya bisa terinfeksi virus corona? Pertanyaan ini mungkin terbersit, tapi kebanyakan orang malu bertanya.

Karena itu kami mengajukan beberapa pertanyaan yang paling banyak dicari orang di internet kepada pakar kesehatan, diantaranya kepada dr Alex George, dokter Unit Gawat Darurat, dan Alix Forx, wartawan yang banyak menulis tentang masalah seks.

Apakah aman untuk berhubungan seks ditengah mewabahnya virus corona?

Alex: Bila memang Anda tinggal dengan pasangan Anda dan berada di lingkungan yang sama, kondisi yang anda hadapi sama, namun bila salah satu menunjukkan gejala virus corona, maka Anda harus melakukan isolasi mandiri, sekalipun di satu rumah. Idealnya jaga jarak sekitar dua meter walaupun berada di rumah yang sama. Walau kadang sulit melaksanakannya!

Alix: Yang sangat penting juga adalah jangan berasumsi bila Anda mengalami gejala ringan maka pasanganmu akan menghadapi gejala yang sama. Jadi bila salah satu mengalami gejala maka coba jaga jarak dengan pasangan Anda.

Saya ciuman dengan orang dan dia mengalami gejala Covid-19. Apa yang perlu saya lakukan?

Alex: Bila Anda kontak dengan seseorang yang terinfeksi virus corona, pastikan Anda melakukan isolasi mandiri. Perhatikan gejala yang Anda rasakan.

Alix: Kita harus bertanggung jawab satu sama lain termasuk dalam menjaga hubungan dengan pasangan. Bila Anda merasakan gejala virus corona dan mencium seseorang, maka segera beri tahu orang yang bersangkutan. Orang yang Anda cium itu juga perlu melakukan isolasi diri.

Saya tak pakai kondom sebelum wabah virus corona, apakah saya harus pakai sekarang?

Alix: Jawabannya mengapa Anda tak pakai kondom sebelumnya. Bila Anda tak pakai kondom karena alasan mencegah kehamilan atau karena pasangan Anda menjelang menopause, maka tak mengapa. Namun kalau karena alasan lain seperti Anda terkena penyakit kelamin, maka sangat penting untuk memakai kondom.

Apakah saya dapat terinfeksi virus corona bila menyentuh vagina atau penis?

Alex: Bila Anda saling menyentuh kelamin masing-masing, kemungkinan besar Anda akan berciuman, dan virus corona menyebar lewat air liur. Intinya adalah infeksi virus corona – dari mulut ke tangan Anda ke alat kelamin, dan kemudian ke mulut atau hidung orang lain – semakin tinggi. Tentunya semua orang ingin mengurangi risiko penularan seminimal mungkin. Jadi menjaga agar tidak kontak dengan pasangan Anda – yang kebetulan tidak tinggal satu rumah – sangat penting.

Bagaimana menjaga hubungan seks pada pandemi seperti ini?

Alix: Pada masa pandemi seperti ini banyak orang yang berpikir ulang bagaimana menjaga kehidupan seks dan apa yang dapat dinikmati bersama. Saya dengar ada orang yang saling menulis tentang cerita-cerita erotis bagi mereka yang pasangannya dikarantina. Banyak yang sangat kreatif juga dengan memikirkan berbagai cara tanpa harus berhadapan satu sama lain.

Yang penting diingat juga adalah saat ini sebagian orang menemukan bahwa mereka atau pasangan mereka memiliki tingkat birahi yang berbeda. Jadi menjaga komunikasi dan tetap saling menghargai merupakan satu aspek penting.

Bila saya penderita HIV apakah saya lebih berisiko terkena virus corona?

Alix: Dr Michael Brady dari Terrence Higgins Trust memberikan nasihat terkait ini. Bila Anda telah minum obat HIV secara teratur dan memiliki CD4 cukup (jumlah sel darah putih untuk memerangi infeksi) dan virus di tubuh sudah tidak terdeteksi, maka Anda bukan termasuk kelompok dengan sistem kekebalan yang lebih rendah.

Ini berarti Anda tidak memiliki risiko tambahan terkena virus corona. Jadi bila Anda HIV positif, terus minum obat seperti biasa dan melakukan aturan seperti yang lainnya bila mengalami gejala, termasuk isolasi mandiri. (Helt/BBC Indonesia)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.