Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo.

sergap.id, COVID-19 – Sejumlah pakar virus internasional memprediksi penyebaran virus corona akan berakhir pada bulan Juni 2020 seiring datangnya musim panas. Namun untuk mewujudkan itu setiap orang harus disiplin menjalani protokol kesehatan yang ditetapkan WHO.

Sejak awal Mei 2020, penyebaran corona mengalami trend menurun. Ini bisa dilihat di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menegaskan, prediksi yang menyebutan penyebaran virus corona berakhir pada Juni 2020 sudah sesuai dengan perhitungan pakar. Namun ini menjadi tantangan bagi seluruh masyarakat Indonesia dan pemerintah untuk mewujudkannya.

“Ini sesuatu yang bagus. Ini bukan sebuah janji, tapi ini tantangan bersama,” ujar Yuri, Minggu (3/5/20).

Karena itu, kata Yuri, penting bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Ia mengatakan, masyarakat harus menjadi subyek dalam memutus mata rantai penularan virus corona, sebab hal itu sangat tergantung pada kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

Semakin disiplin masyarakat dalam menjaga jarak fisik dan tidak beraktivitas di luar rumah, maka semakin cepat pula penghentian penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Masyarakat adalah subyek dan obyek dari upaya penanggulangan ini,” tegasnya.

“Kita tidak boleh menempatkan masyarakat hanya sebagai obyek. Kita jejali bahwa kamu enggak boleh begini, kamu harus begini. Bukan begitu. Dia sadar betul itu, mengapa dia melakukan itu. Ini yang menjadi kunci,” katanya.

Sebelumnya Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan, masyarakat Indonesia diharapkan bisa hidup normal kembali pada Juli.

Hal itu bisa tercapai jika tes masif dan pelacakan agresif sukses dilakukan pemerintah pada April hingga Mei.

“Presiden menegaskan berulang kali tentang pentingnya upaya kita untuk melakukan tes masif pada April dan Mei. Ini dilanjutkan dengan pelacakan yang agresif serta isolasi yang ketat,” kata Doni dalam konferensi video usai rapat bersama Presiden Joko Widodo, Senin (27/4/2020) lalu.

“Agar pada Juni mendatang kita mampu menurunkan kasus covid di Indonesia sehingga pada Juli diharapkan kita sudah bisa mulai mengawali hidup normal kembali,” kata dia. (elce/elce)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.