Puskesmas Disegel Selasa 16 Nove,ber 2021.
Puskesmas Disegel Selasa 16 November 2021.

sergap.id, WOWON –  Dua Puskesmas di Desa Wowon dan Bean, Kabupaten Lembata, disegel oleh Koordinator Lapangan (KL) CV Lembah Ciremai yang tak lain adalah kontraktor pelaksana proyek senilai Rp 5,9 miliar itu pada Selasa (16/11/21).

Kepada SERGAP, KL CV Lembah Ciremai, Aris Langobelen, menjelaskan, penyegelan dilakukan bersama warga.

Saat tiba di Puskesmas Balauring di Desa Wowon, Aris cs hanya menemui 3 orang pegawai, yakni 1 orang  Satpam dan 2 orang Bidan. Sementara Kepala Puskesmas (Kapus) sedang berada di Lewoleba, ibukota Kabupaten Lembata, yang menurut para bidan, Kapus sedang mengikuti acara pisah sambut Plt Kadis Kesehatan Lembata yang baru.

“Setelah menyampaikan maksud kedatangan kami kepada pegawai yang ada, dan berbicara melalui telepon dengan Kapus, maka kami langsung memasang banner dan memaku pintu masuk dengan bambu. Selanjutnya kami berpesan kepada petugas yang menjaga bahwa palang akan kami copot setelah sudah ada penyelesaian utang antara Pemda dengan kami”, ujar Aris.

Setelah menyegel Puskesmas Wowon, Aris cs langsung menuju Puskesmas Wairiang di Desa Bean. Mereka tiba disana pukul 14.00 Wita. Namun Puskesmas dalam keadaan kosong.

“Kami hanya menemui 3 org pekerja proyek dan 3 orang anggota Polisi yang katanya diarahkan untuk memantau aktivitas kami. Kapusnya dihubungi melalui telepon, tapi tidak diangkat. Dari Polisi kami mendapat keterangan bahwa petugas hanya datang ke Puskesmas 1 kali dalam seminggu, karena tempat tinggal mereka di Desa Wairiang yang jarak tempuhnya mencapai kurang lebih 8 kilo meter”, beber Aris.

BACA JUGA: Dinkes Lembata Belum Bayar Rp 2,7 Miliar, Kontraktor Kosongkan Puskesmas

“Setelah berdiskusi dengan aparat, kami pun memasang banner dan paku palang pintu masuk Puskesmas yang disaksikan oleh aparat yang hadir”, tutup Aris. (ht/sp)

1 COMMENT

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here