Dari tangan pelaku, polisi menyita uang senilai Rp 400 juta.
Dari tangan pelaku, polisi menyita uang senilai Rp 400 juta.

sergap.id, MBAY – Satreskrim Polres Nagekeo menetapkan MB (69 Tahun) dan JT (39 Tahun), warga Kampung Watuapi, Desa Totomala, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, sebagai tersangka dalam kasus penipuan Rp 1,1 miliar.

Tersangka merupakan bapak dan anak kandung yang diduga kuat menipu lima warga desanya hingga para korban mengalami kerugian sebesar Rp 1.179.000.000.

Kapolres Nagekeo melalui Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu. Rifai, SH, mengatakan, modus yang dilakukan oleh kedua pelaku adalah membujuk korban yang lahannya dilintasi jaringan Sutet bahwa ada uang ganti rugi lahan.

Uang tersebut, janji pelaku, mereka akan mengurusnya di kantor PLN Cabang Ende dan setelah cair, uang tersebut akan langsung dibagikan kepada pemilik lahan. Namun janji itu tak pernah terwujud. Sebab, setelah uang cair, hak para korban tidak diberikan. Uang itu dipakai sendiri oleh pelaku untuk membangun rumahnya.

“Selasa (7/9/21) kemarin, kedua pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan langsung kita tahan,” ungkap Rifai.

BACA JUGA: Kronologi Kasus Penipuan Rp 1,1 M

Dari tangan pelaku, polisi menyita uang senilai Rp 400 juta.

“Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” kata Rifai. (sg/sg)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here