sergap.id, ATAMBUA – Ada yang menarik dalam kunjungan kerja (kunker) Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) ke Kabupaten Belu, Senin hingga Selasa (10-11/2/20).

Wakil Bupati (Wabup) Belu, Ose Luan, menilai, sebelum VBL melakukan kunker ke Belu, kondisi Belu kering, karena tidak pernah ada hujan.

“Namun ketika Bapak Gubernur datang di Belu hujan pun turun. Ini ada tanda-tanda alam saat kita menerima pemimpin. Hujan itu berarti alam, Tuhan dan para leluhur menerima Pak Gubernur dengan suka cita dan hati yang gembira,” ujar Ose Luan saat memberi sambutan ‘sekapur sirih’ dalam acara raker bersama VBL dan para camat, lurah, kades, tenaga medis dan tenaga pendidik di Graha Kirani Atambua, Selasa (11/2/20).

Dan, saat VBL diberi kesempatan untuk menyampaikan arahannya, tanpa tedeng aling-aling, VBL membalas pujian Ose Luan, “Wabup ini orang baik. Orang bijak. Wabup rasa Bupati.”

Mendengar apa yang diungkapkan VBL, sontak para tamu dan hadirin memberikan aplaus (tepuk tangan).

Sementara Ose Luan nampak hanya tersenyum.

“Kehadiran Bapak Gubernur di Belu adalah untuk menyerap berbagai informasi aktual terkait pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Belu,” ucap Ose Luan.

Hingga kini sebut Wabup Ose Luan, situasi kemasyrakatan sangat kondusif berkat kerja sama yang baik antara pemerintah dengan masyatakat.

“Di Belu ada 12 kecamatan, 69 desa dan 12 kelurahan. Pertanian menjadi program prioritas. Membangun dari desa,” imbuhnya.

Ose Luan juga menyinggung soal pembangunan rumah layak huni.

“Kami di Belu telah mengalokasikan dana sebesar Rp 70 juta dari alokasi dana desa untuk 10 rumah layak huni setiap desa,” jelas mantan Sekda Belu ini.

Usai bertatap muka dan memberi arahan, VBL bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). (CS/Valeri Guru)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.