Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata menyematkan pin operasi Lilin Turangga 2022 kepada Laurensius Seda, salah satu pegawai Dinas Perhubungan Nagekeo.
Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata menyematkan pin operasi Lilin Turangga 2022 kepada Laurensius Seda, salah satu pegawai Dinas Perhubungan Nagekeo.

sergap.id, MBAY – Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata memimpin apel gelar pasukan operasi Lilin Turangga dalam rangka pengamanan Hari Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 1 Januari 2023.

Apel gabungan yang dilaksanakan pada Kamis 22 Desember 2022 tersebut dihadiri oleh anggota Satpol PP Nagekeo, petugas Dinas Perhubungan Nagekeo, staf UPTD Pelabuhan Maropokot, anggota TNI Koramil 1625-05 Aesesa, seluruh anggota Polres Nagekeo, dan para PJU Polres Nagekeo.

Selaku inspektur upacara, AKBP Yudha menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Momentum Nataru selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia di setiap penghujung tahun dengan melaksanakan berbagai kegiatan, sehingga tentunya berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat. Hal tersebut sebagaimana hasil survei dari Kemenhub bahwa diperkirakan akan ada 44,17 juta orang melakukan pergerakan pada Nataru di penghujung tahun 2022”, kata Kapolri.

Oleh sebab itu, Polri dengan dukungan TNI, K/L, Pemerintah Daerah, Mitra Kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Turangga dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023, serta dilanjutkan dengan KRYD mulai 3 Januari s.d. 9 Januari 2023.

Operasi Lilin 2022 terdiri dari total 166.322 personel gabungan yang ditempatkan pada 1.845 pos pengamanan, 695 pos pelayanan dan 89 pos terpadu, guna mengamankan 52.636 objek pengamanan.

Berbagai hal tersebut tentunya dipersiapkan dalam rangka mengamankan kegiatan Nataru, agar masyarakat merasa nyaman dan aman sebagaimana perintah dari Presiden Joko Widodo.

“Saya minta persiapan seluruh sektor dan stakeholder dalam mengantisipasi gangguan dan masalah saat natal dan tahun baru ini betul-betul disiapkan, agar masyarakat merasa nyaman dan juga aman”, tegas Presiden Jokowi dalam amanat Kapolri yang diutarakan oleh AKBP Yudha.

Pada pengamanan Nataru, terdapat berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai. Pada sisi kesehatan, kita harus tetap waspada terhadap potensi terjadinya lonjakan Covid-19, terlebih saat ini telah muncul subvarian baru omicron BN.1 yang lebih cepat menular. Melihat hal tersebut, lakukan penguatan prokes terutama pada lokasi-lokasi dengan tingkat interaksi tinggi, imbau masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi booster guna meningkatkan imunitas dan optimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

Selanjutnya pada sisi keamanan.Terdapat beberapa potensi gangguan yang juga perlu diwaspadai, seperti kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas jalan dan penyeberangan antar pulau.

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah terkait pengendalian ketahanan pangan dan BBM. Lakukan monitoring di lapangan bersama Satgas Pangan dan stakeholder terkait guna memastikan ketersediaan pasokan pangan. Imbau para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan atau menahan stok yang tentunya dapat menyebabkan kelangkaan, maupun kenaikan harga. Apabila terdapat upaya spekulan, lakukanlah GAKKUM secara prosedural, namun jangan sampai mengganggu distribusi dan ketersediaan pangan di lapangan. Begitu juga dengan BBM, lakukan koordinasi dengan Pertamina, Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait, guna memastikan ketersedian stok BBM, serta pastikan berbagai layanan pertamina yang disiapkan dapat melayani masyarakat dengan baik.

Kemudian khusus pengamanan ibadah Natal, pastikan setiap lokasi ibadah dilakukan sterilisasi, dan pastikan seluruh area tempat ibadah dalam kondisi aman terkendali.

Kepada seluruh personel pengamanan, saya berpesan jadikan pengamanan Nataru sebagai sebuah kebanggaan. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis dan pahami tugas maupun fungsinya masingmasing sesuai rencana operasi dengan mengedepankan langkah prediktif serta deteksi dini.

“Saya juga berpesan agar rekan-rekan senantiasa menjaga kesehatan dan terus meningkatkan keimanan, serta ketakwaan terhadap Tuhan Yang lMaha Esa, serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah. Tanamkanlah dalam diri, bahwa apa yang kita lakukan merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, serta merupakan bagian dari ibadah itu sendiri. Terakhir, sebelum menutup amanat saya ingin mengucapkan Selamat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Semoga cahaya dan cinta kasih Tuhan senantiasa memenuhi setiap relung hati kita, sehingga dapat membawa kebaikan serta optimisme di tahun baru, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang kita cita-citakan bersama.Demikian amanat saya, selamat bertugas dan semoga Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan petunjuk, serta perlindungan kepada kita dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan Negara”, kata Kapolri. (sp/sp)