Jefri dan Ady sedang mengeluarkan ikan hasil tangkapan mereka dari jaring, Selasa 7 Juli 2016.

sergap.id, KUPANG – Selain menyuguhkan hamparan pasir putih dan pemandangan indah, Pantai Air China atau China Water Beach di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang Kupang Barat, juga menjadi tempat para nelayan mengais rejeki.

Ada dua kegiatan yang dilakukan para nelayan setiap hari, yakni budidaya rumput laut, dan menjaring ikan menggunakan jaring pendek di pinggir pantai. Seperti yang dilakukan Jefri dan Ady, warga Dusun IV dan II Desa Lifuleo, Kamis (7/7/16).

“Kerjaan kami disini ya begini. Melaut setiap hari. Ada saja rejeki. Disini banyak ikannya,” ujar Jefri diamini Ady.

Ikan yang didapat pun bervariasi jenis, ada ikan Lada, Balana, dll. Hasil tangkapan biasanya langsung dijual dan sebagiannya untuk konsumsi sendiri.

Untuk mencapai China Water Beach, Anda dapat menggunakan kendaraan roda 2 atau 4. Jaraknya sekitar 40 kilo meter dari Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu pengunjung sedang menikmati kesendirian di salah satu sudut Pantai Air China, Kamis 7 Juli 2016.

Setiap hari ada saja warga yang datang, baik untuk menikmati keindahan alamnya, maupun sekedar untuk menenangkan bathin. “Kadang ada orang, dia datang hanya duduk menghadap laut. Biasanya sampai matahari tenggelam baru dia pulang,” papar Ady.

Hal yang sama disampaikan Joel Saketu. “Tiap hari disini ramai terus. Pengunjung kebanyakan datang dari (kota) Kupang. Kadang juga ada bule-bule,” kata Joel.

Joel adalah petani rumput laut. “Kalau tidak melaut, ya saya urus agar-agar (rumput laut). Biasanya, agar-agar dipanen sebulan sekali,” ucapnya. (ADO)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.