Kepada SERGAP, AS tak mengelak bahwa dirinya sempat tinggal bersama dengan D di Papua. Tapi menurut dia, karena ada kekacauan di Papua ia akhirnya nekad pulang kampung.
Kepada SERGAP, AS tak mengelak bahwa dirinya sempat tinggal bersama dengan D di Papua. Tapi menurut dia, karena ada kekacauan di Papua ia akhirnya nekad pulang kampung.

sergap.id, BETUN – Rabu (4/3/20) pukul 22.29 Wita, foto bugil milik AS, seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Malaka viral di facebook.

Ada lima foto milik AS yang ditampilkan di akun facebook atas nama Jely Rika. Akun ini merupakan akun milik AS yang dibajak oleh D, mantan pacarnya yang kini bekerja di Papua.

Kepada SERGAP via telepon, D mengaku semua foto seronok itu dikirim sendiri oleh AS kepadanya.

Awalnya D dan AS berpacaran. Namun dua minggu belakangan ini hubungan keduanya mulai renggang. D cemburu terhadap AS. Karena jengkel, D pun mengupload foto-foto panas milik AS itu ke facebook.

Menurut D, tahun 2018, ia dan AS bertemu dan saling kenal di atas kapal menuju Papua. Setibanya di bumi Cendrawasi itu, AS turun di Manokwari, ibukota Provinsi Papua Barat, sementara D turun di Jayapura, ibukota Provinsi Papua.

Karena takut hidup sendiri, tak lama kemudian AS menyusul D ke Jayapura.

“Saat tiba di Jayapura kami langsung tinggal bersama seperti suami istri. Dia tidak kerja. Kurang lebih setengah tahun, dia minta pulang ke Malaka untuk ikut tes CPNS,” beber D.

Saat pulang ke Malaka, lanjut D, AS dalam keadaan hamil 4 bulan. D sempat menahan AS agar menunda kepulangnya. Namun AS bersikukuh untuk pulang.

“Saat tiba di Malaka, dia paksa gugurkan anak itu, entah caranya bagimana saya tidak tahu, alasannya dia mau tes CPNS jadi jangan hamil dulu. Tapi dia lulus PNS atau tidak, saya tidak tahu infonya,” ujar D.

D mengaku, walau ia dan AS tinggal berjauhan, namun ia terus menafkahi AS, termasuk adik-adik AS.

“Saya ini orang bodok, jadi saya ikuti saja dia punya mau. Semua keluarga (di Malaka) sudah tahu semua hubungan kami ini,” ucapnya.

“Kemarin dulu saya masih hubungi dia, saya bilang ko jujur saja, saya ini anak rantau. Kalau ko su ada pacar atau suami baru ko jujur saja. Saya orang merantau saya punya hati juga. Karena saya liat di foto ko pung pacar dong yang kirim ke saya. Lalu kata dia, kalo ko tidak percaya kirim nomor Wa supaya ko liat ini saya pung foto dorang, biar ko tau saya baik baik disini. Lalu dipikir pikir, kok dulu sama-sama di Papua tidak aneh foto begini-begini, sekarang su jau ko berani kirim foto tanpa busana. Yahh karena sudah tak bisa tahan emosi saya buat sembarang sudah, saya sudah tidak pikir lagi mau jadi apa yah ini sudah, kami orang bodok ini yah begini sudah. Kalau bicara kerugian saya tidak usah hitung, suru dia hitung saja, saya tidak mau sibuk karena uang bisa cari, saya hanya sakit hati, itu sa… Mau lapor polisi silahkan. Dia ini peremuan ke tiga saya, tapi hanya dia yang saya cinta dan berkorban, sehingga saya dengan otak bodok berbuat seperti ini. Tapi perempuan dua itu hanya pacar, bukan seprti dia,” ,” paparnya.

Kepada SERGAP, AS tak mengelak bahwa dirinya sempat tinggal bersama dengan D di Papua. Tapi menurut dia, karena ada kekacauan di Papua ia akhirnya nekad pulang kampung.

“Waktu itu saya tidak tahu kalau dia sudah punya istri. Setelah saya tahu, saya mulai menghindar. Saya ada pacar baru dan muat foto pacar saya itu di FB. Mungkin dia emosi, makanya dia cari foto-foto yang pernah saya kirim itu lalu dia muat di FB,” kata AS, singkat. (seldy/seldy)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.