KBO Lantas Polres Nagekeo, Ipda Yoseph Tote
KBO Lantas Polres Nagekeo, Ipda. Yoseph Tote.

sergap.id, MBAY – Jumlah kasus kecelakaan di wilayah Polres Nagekeo akhir-akhir ini menurun drastis. Selain karena masyarakat makin sadar dan tertib dalam berlalu lintas, penurunan ini juga disebabkan oleh rutinnya Satuan Lalu Lintas melakukan sosialisasi dan menggelar operasi penertiban.

“Jumlah kasus laka lantas selama 6 bulan terakhir hanya 2 kasus, terhitung Januari sampai Juni 2020,” ujar Kapolres Nagekeo, AKBP. Agustinus Hendrik Fai, melalui KBO Lantas, Ipda Yoseph Tote, kepada SERGAP, Selasa (16/6/20).

Walau demikian, kata Yoseph, dari 2 kasus itu, 1 korban meninggal dunia, dan satunya lagi mengalami luka parah.

Korban meninggal atas nama Mulyadin, umur 23 tahun, warga Kampung Nilla, Kelurahan Mbay II, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Ia mengalami kecelakaan di ruas jalan trans Danga – Marapokot, persisnya di Kampung Ladha, Kelurahan Mbay I, Aesesa, pada Senin (20/1/20) sekitar pukul 16.30 Wita.

Korban menabrak sebuah pickup dari arah berlawanan, dan dia sempat di larikan ke Puskesmas Danga untuk mendapat perawatan, namun nyawanya tak tertolong.

Sementara korban luka parah adalah Yaokim Use, umur 51 tahun, warga Wolopogo, Kecamatan Boawae. Ia mengalami kecelakaan di ruas jalan trans Flores, Ende – Bajawa, pada tanggal 10 Juni 2020, dan menderita luka parah.

Saat ini yang bersangkutan masih dirawat di Puskesmas Boawae.

“Menurunnya kasus laka lantas di sini karena tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendaraan di jalan umum semakin baik. Selain Itu, setiap hari kita selalu melakukan operasi rutin, terutama di lokasi yang rawan kecelakaan. Kita juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyrakat tentang pentingnya disiplin dalam berlalu lintas,” kata Yoseph. (sg/sg)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.