sergap.id, JAKARTA – Dua aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung di Jakarta Pusat pada hari ini, Jumat (12/6/2026). Sebanyak 3.099 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa yang dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Jalan Medan Merdeka Selatan itu.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan kedua aksi tersebut akan berlangsung mulai siang hari dan berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama ibu kota.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan sekitar lokasi unjuk rasa dan menggunakan jalur alternatif selama kegiatan berlangsung,” kata Erlyn dalam keterangan tertulis, Jumat.

Aksi pertama akan digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran HI, Menteng. Sementara aksi kedua akan berlangsung di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepat di sisi selatan kawasan Monas, yang diikuti massa dari Perhimpunan Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI).

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban, sebanyak 3.099 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek dikerahkan ke lokasi pengamanan.

Erlyn menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan jumlah massa dan kondisi di lapangan.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyebutkan sekitar 1.500 mahasiswa dari seluruh fakultas Universitas Indonesia diperkirakan akan mengikuti aksi di Bundaran HI.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa akan menyuarakan lima tuntutan utama kepada pemerintah, yakni:

  1. Menghentikan pemborosan APBN.
  2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
  3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
  4. Menghentikan praktik militerisme di ranah sipil.
  5. Mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah dan berhenti mengelak dari berbagai persoalan publik.

Menurut Dimas, kelima tuntutan tersebut merupakan hasil konsolidasi seluruh BEM fakultas di Universitas Indonesia sebagai respons terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Aksi mahasiswa di Bundaran HI diperkirakan menjadi salah satu demonstrasi terbesar yang berlangsung di Jakarta pada hari ini, dengan fokus pada isu ekonomi, tata kelola anggaran negara, serta kritik terhadap arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (jk/jk)