Kunker Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid, bersama Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak, Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan, di Desa Noelbaki, Senin (11/07/2022).
Kunker Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid, bersama Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak, Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan, di Desa Noelbaki, Senin (11/07/2022).

sergap.id, KUPANG – Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, mendampingi Kunjungan Kerja Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Arsjad Rasjid, bersama Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak, Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan, Senin (11/07/2022).

Usai acara pelantikan Dewan Pengurus KADIN NTT periode 2021-2026 yang berlangsung di Aula Eltari Kupang, rombongan langsung menuju lokasi Sumur Bor di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Rombongan diterima oleh Bupati Kupang Korinus Masneno bersama Forkopimda.

Bupati Kupang, Korinus Masneno, mengatakan, kehadiran KADIN dan Pangkostrad cs membawa berkat bagi masyarakat Kabupaten Kupang, khususnya masyarakat Desa Noelbaki di RT/09, RW/03 yang selama ini mengalami kesulitan mengakses air bersih.

“Kepada Pangkostrad yang pernah menjabat Pangdam IX/Udayana ini, saya ucapkan terima kasih karena selalu setia urus kebutuhan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Kupang. Sebanyak 23 unit Pompa Hidram dibangun di Kabupaten Kupang. Untuk mensukseskan program Revolusi 5P ; Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Pariwisata, ketersediaan air bersih itu sangatlah dibutuhkan. Bupati harus pintar minta, kami minta karena kami memiliki potensi. Semoga program yang dicanangkan TNI Angkatan Darat kiranya tetap berlanjut di kemudian hari”, ujar Masneno.

Di tempat yang sama, Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid, mengatakan, ketersediaan air bersih sangat penting untuk mengentas kemiskinan.

“NTT merupakan daerah yang alami krisis air bersih. Persoalan air bersih menjadi pangkal masalah kesehatan dan salah satunya stunting. Untuk dapat akses air bersih yang mudah untuk masyarakat, saya bersama Pangkostrad dan segenap unsur penting lainnya berdiskusi mencarikan solusi agar NTT bisa keluar dari persoalan kesulitan air bersih”, tuturnya.

Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak, menyampaikan rasa kagumnya atas upaya kerja keras prajurit TNI AD yang tak pernah lelah membantu masyarakat untuk bisa keluar dari berbagai persoalan, terutama masalah air bersih.

“Target minimal 70 sampai dengan 100 Sumur Bor dibangun tahun ini. Secara data, 26 juta lebih di Indonesia belum terakses air bersih. Danrem bersama Kodam IX/Udayana akan terus bangun akses air bersih bagi masyarakat”, tegasnya. (sp/penrem )

KOMENTAR ANDA?

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini