Gelombang Tinggi Terjang Desa Adonara, Jumat (2/4/21) sore.
Gelombang Tinggi Terjang Desa Adonara, Jumat (2/4/21) sore.

sergap.id, KUPANG – Kepala BPBD Provinsi NTT, Thomas Bangke, dicopot dari jatannya di tengah situasi bencana banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di NTT.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, secara resmi mencopot Bangke dari jabatannya pada Rabu (7/4/2021) malam.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, membenarkan perihal pencopotan tersebut. Alasannya, Gubernur menginginkan dalam situasi darurat ini, Kepala BPBD dan jajarannya bertindak lebih cekatan.

“Dalam penilaian Bapak Gubernur, ini kan masa darurat atau emergensi sehingga Bapak Gubernur ingin bekerja lebih cepat dan responsif,” tutur Marius seperti dikutip SERGAP dari KOMPAS.COM, Jumat (9/4/21).

Menurut Marius, pencopotan ini juga menjadi pelajaran bagi pimpinan organisasi perangkat daerah lainnya agar cekatan memecahkan masalah, lebih-lebih mengenai bencana yang menyangkut nyawa banyak orang.

Sekretaris Daerah NTT, Benekdiktus Polo Maing, membenarkan jika gubernur mencopot Thomas Bangke dari posisinya sebagai Kepala BPBD.

Surat pencopotan itu telah ditandatangani oleh Gubernur dan Bangke dimutasi karena dinilai bekerja lamban menangani bencana.

“Berdasarkan penilaian Pak Gubernur, Kepala BPBD kurang cepat merespons kondisi tanggap darurat bencana saat ini,” kata Polo Maing.

Posisi Bangke digantikan sementara oleh Kepala Dinas Perhubungan Isyak Nuka.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di NTT telah menelan banyak korban.

“Sampai saat ini, total yang meninggal dunia 71 orang, dalam pencarian 5 orang,” kata Kepala Basarnas Maumere I Putu Sudayana, Kamis (8/4/2021).

Menyusul terjadinya bencana tersebut, Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir untuk meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata, NTT pada Jumat (9/4/2021). (kcm/kcm)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here