Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan Thomas Ola Langoday.

sergap.id, LEWOLEBA – Guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata berencana berlakukan Lockdown terbatas mulai tanggal 1 sampai 15 April 2020.

Rencana tersebut mengemuka dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday, SE. MSi di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Lembata di Lewoleba, ibukota Kabupaten Lembata, Jumat (27/3/20) kemarin.

Dalam rapat yang dihadiri Forkompinda, Pegiat LSM, Tokoh Agama, dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah itu, Langoday meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Paskalis Ola Tapobali, AP, MT untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) guna memuluskan rencana tersebut.

Jika Lockdown benar-benar diberlakukan, maka transportasi laut dan udara ke dan dari Lembata tidak diperkenankan beroperasi, kecuali kapal dan pesawat yang mengangkut kebutuhan bahan pokok.

Kebijakan tersebut tentu merugikan masyarakat, namun demi keselamatan banyak orang, maka tidak ada pilihan lain selain Lockdown.

Langoday berharap lockdown terbatas dapat  mulai berlaku 1 sampai 15 April 2020.

“Semua kapal penumpang PELNI, Kapal Ferry milik ASDP, Kapal Motor yang melayani Larantuka dan Adonara tujuan Lembata untuk sementara dihentikan,” tegasnya.

Dukungan terhadap lockdown  terbatas datang dari Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero, S.Sos serta Tokoh Agama yang disuarakan oleh Deken Lembata Rm. Sinyo da Gomez, Pr.

Untuk menindaklanjuti pelaksanaan Lockdown Terbatas ini, maka Pemerintah Kabupaten Lembata akan segera bersurat ke Pelni, ASDP dan pemilik Kapal motor melayani rute ke Lembata.

Dr. Thomas Ola Langoday, SE. MSi
Rapat terbatas yang dipimpin Wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday, SE. MSi di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Lembata di Lewoleba, ibukota Kabupaten Lembata, Jumat (27/3/20).

Menurut Langoday, semua langkah telah dilakukan untuk mencegah penyebaran  virus corona, mulai dari sosialisasi tentang penularan, cara pencegahan: social distance, tetap berada di rumah, mencuci tangan,  menjaga kebersihan diri  dan lingkungan sekitar.

Tetapi langkah ini belum memberikan hasil yang maksimal.

“Ini langkah yang terpahit, tetapi harus dilaksanakan untuk menghadang penyebaran virus corona di Lembata,” tegas Langoday seperti dilansir site.lembatakab.go.id. (Santo/Kominfo Lembata)

3 COMMENTS

  1. LEMBATA KABPATEN PULAU TIDAK PERLU LAGI LOCKDOWN TERBATAS,MENGINGAT FASILITAS KESEHATAN KHUSUS MENGATASI VIRUS CORONA,SANGAT TERBATAS

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.