Gubernur NTT Frans Leburaya saat meresmikan peluncuran mobil kas keliling Bank NTTdi Pasar Alok, Sikka, Selasa (11/4/2017).

sergap.id, MOF – Bank NTT Cabang Kabupaten Sikka, sejak Selasa (11/4/17), mulai meng – operasi – kan mobil kas keliling guna melayani penukaran uang Rupiah tidak layak edar.

“Mobil kas keliling ini merupakan salah satu fasilitas yang menjadi terobosan bank untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga harus benar-benar dinikmati masyarakat selaku nasabahnya,” kata Gubernur NTT Frans Leburaya saat meresmikan peluncuran mobil kas keliling Bank NTTdi Pasar Alok, Sikka, Selasa (11/4/2017).

Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Bank NTT, Eduardus Bria Seran, menjelaskan, kehadiran mobil kas keliling tersebut untuk memperlancar kerja Bank Indonesia dalam menarik uang tidak layak edar dari tangan masyarakat, baik pecahan kertas maupun logam.

“Semoga kehadiran mobil kas keliling Bank NTT ini makin perlancar berbagai pelayanan operasional dan mendekatkan masyarakat dengan bank,” kata Bria Seran.

Penukaran Uang Tidak Layak Edar – Uang Lusuh. Bank Indonesia memberikan penggantian sebesar nilai nominal kepada masyarakat yang menukarkan uang lusuh atau uang cacat sepanjang dapat dikenali keasliannya.

Uang Rusak. Bank Indonesia dan/atau pihak lain yang disetujui oleh Bank Indonesia memberikan penggantian kepada masyarakat yang menukarkan Uang Rusak.

Uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran. Bank Indonesia memberikan penggantian sebesar nilai nominal kepada masyarakat yang menukarkan uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran sepanjang masih dalam jangka waktu 10 tahun sejak tanggal pencabutan dan masih dapat dikenali keasliannya.

Berdasarkan UU No.23 Tahun 1999 Tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 3 Tahun 2004 pada pasal 23 ayat 4 disebutkan bahwa “hak untuk menuntut penukaran uang yang sudah dicabut, tidak berlaku lagi setelah 10 tahun sejak tanggal pencabutan”.

Masyarakat juga dapat menukarkan uang Rupiah dari pecahan besar ke kecil atau sebaliknya dari pecahan kecil ke pecahan besar di bank umum yang melayani penukaran uang.

Dana CSR – Kepala Cabang Bank NTT Maumere, Yulianus Ben Boy Bogar, mengatakan, sebelum peluncuran mobil, kas keliling, Bank NTT Cabang Maumere telah membantu pengadaan dua unit kendaraan roda 3 untuk mengangkut sampah di Pasar Alok, dan memberikan bantuan kepada warga Desa Hale berupa pembangunan jamban sebanyak 20 unit.

“Kita juga bekerja sama dengan Pemda Sikka membangun tugu Maumere di perempatan jalan El Tari dengan dana sebesar 147 juta rupiah,” ucap Bogar kepada SERGAP.ID, Selasa (11/4/17).

“Kami selalu memberikan bantuan kepada masyarakat dan pemerintah melalui dana CSR sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat dan daerah ini,” pungkasnya. (Jhon)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.