Bupati Kabupaten Belu, Wilibrodus Lay, melantik 222 anggota BPD, Sabtu, 29 Februari 2020.

sergap.id, ATAMBUA – Bupati Kabupaten Belu, Wilibrodus Lay, melantik 222 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa jabatan 2020-2026 pada Sabtu 29 Februari 2020, di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua.

Anggota BPD yang baru dilantik itu berasal dari 6 kecamatan, yakni Lasiolat, Kakuluk Mesak, Lamaknen Selatan, Tasifeto Timur, Raihat, dan Raimanuk.

Dalam sambutannya, Lay mengatakan, anggota BPD harus segera mengetahui tugas pokok dan fungsinya, agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan benar.

BPD harus mewakili kepentingan hidup masyarakat di desanya, bukan kepentingan kelompok tertentu.

“Kepala Desa (Kades) harus bekerja sama dengan BPD,” tegas Lay.

Lay menugaskan BPD untuk mengawal Kades dalam mengelola dana desa.

“BPD harus awasi Kades. Jangan sampai uang satu ember penuh itu di bawa pulang simpan di rumah. Tempat simpan uang paling aman itu di Bank, bukan di rumah kades atau bendahara,” sindir Lay.

Kata Lay, untuk tahun 2020 ini Kabupaten Belu mendapat Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 143 miliar lebih.

“Kades harus mengelola ADD dengan baik. Jika salah kelola, bukan berurusan dengan Bupati, tetapi berhadapan dengan pak Jaksa,” tutup Lay. (sel/sel)