Lokasi kejadian Almarhumah Maria Molan kesetrum listrik.
Lokasi kejadian Almarhumah Maria Molan kesetrum listrik.

sergap.id, LARANTUKA – Peristiwa meninggalnya Maria Molan (67), warga Riangkamie, Kabupaten Flores Timur, pada Jumat (12/11/21), akibat tersengat arus listrik yang berasal dari tiang kabel PLN, membuat keluarga korban menuntut PLN bertanggungjawab.

Daton, penasehat hukum keluarga korban, mengatakan, hilangnya nyawa ibu 7 anak itu, tidak saja meninggalkan duka yang mendalam, tapi juga membuat  keluarga marah.

Sebab, kasus kesetrum listrik itu bukan yang pertama kali terjadi. Hal serupa pernah dialami oleh salah satu anak almarhumah saat melintas di tempat yang sama. Beruntung sang anak selamat.

“Di TKP yang sama, mama Maria Molan meregang nyawa. Ini kelalaian PLN,” ujar Daton.

“Saya menjadi bertanya-tanya, dengan dua kali kejadian kemarin itu, apakah  PLN telah melakukan pengecekan dan pengawasan secara profesional? Harusnya profesional, ini kelalaian dan asal-asalan. Mereka jangan main-main. Sudah ada korban jiwa”, ucapnya.

Daton mengatakan, kasus kematian Mama Maria Molan telah dilaporkan ke Polres Flores Timur dan tercatat dengan nomor Laporan Polisi (LP): B/283/XI/2021/SPKT/Polres Flores Timur/Polda Nusa Tenggara Timur, tanggal 12 November 2021.

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Flores Timur, Ipda. Sanusi Anwar.

  • Kronologi

Usai hujan, korban Maria Molan sedang berjalan pulang ke rumah melintasi tangga SD yang didekat tangga itu ada tiang listrik. Jarak tangga dengan tiang listrik sekitar 3 meter.

Saat melintas itulah, tubuh korban secara tiba-tiba tertarik melayang  ke arah tiang, serta terpental dengan tangan terkepal ke arah kabel penyanggah. Korban pun seketika meninggal di tempat kejadian. (mr/mr)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here