Polisi dibantu warga saat mengevakuasi korban dari laut.

sergap.id, BEKEK – Mayat seorang laki-laki ditemukan mati terapung di laut Flores pada Selasa (24/10/2017). Penemuan ini sempat membuat heboh warga nelayan di Kabupaten Nagekeo dan Ngada.

Saat ditemukan, kondisi mayat yang mengenakan celana panjang itu sudah membusuk. Polisi langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Aeramo, Nagekeo untuk diotopsi.

Setelah diidentifikasi, mayat tersebut ternyata bernama Daeng Masiga, umur 70 tahun, asal Taka Bonerate, Sulawesi Selatan.

Menurut keluarga korban, korban adalah calon jemaah haji yang ingin menemui keluarganya di kampung Bekek, Kecamatan Riung, Ngada.

Diduga ia terjatuh ke laut pada Kamis (19/10/2017), dalam pelayaran dari Pelabuhan Kayuadi – Bonerate menuju Pelabuhan Marapokot, Nagekeo.

Menurut pengakuan nakhoda Kapal KM Sinar Iksan, korban diduga terjatuh ketika hendak mengambil air wudu untuk solat subuh di buritan kapal. Namun kejadian ini tidak ada saksi mata.

ABK kapal sempat mencari korban. Tapi tidak ditemukan.

Daeng Masiga, umur 70 tahun, asal Taka Bonerate, Sulawesi Selatan, saat ditemukan tewas terapung di laut Flores.

“Korban ditemukan oleh nelayan yang sedang mememancing. Informasi awal ia terjatuh dari kapal yang sedang berlayar dari Kayuadi menuju Marapokot,” ujar Kapolsek Aesesa, AKP. Ahmad, SH saat memimpin anggotanya mengevakuasi korban dari laut. (Pat/Pat)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.