Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Mere, M.Kes
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Mere, M.Kes.

sergap.id, KUPANG – Dari hasil pemeriksaan swab terhadap 46 sampel, ada 12 sampel positif  yang dikeluarkan Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang, terdiri dari 9 dari Kabupaten Sikka dari klaster KM Lambelu, 2 dari Kabupaten Sumba Timur dari klaster STT Sangkakala Jakarta, dan 1 orang dari Kota  Kupang dari klaster Sukabumi.

Dengan penambahan 12 kasus yang baru ini, maka di NTT saat ini ada 59 kasus dari sebelumnya 47. Berikut rincian kasus Covid-19 per daerah di Provinsi NTT per hari Sabtu, 16 Mei 2020:

  1. Kabupaten Sikka 21 kasus
  2. Kota Kupang 15 kasus
  3. Kabupaten Manggarai Barat 12 kasus
  4. Kabupaten Sumba Timur 4 kasus
  5. Kabupaten TTS 2 kasus
  6. Kabupaten Rote Ndao 2 kasus
  7. Kabupaten Flores Timur 1 kasus
  8. Kabupaten Nagekeo 1 kasus
  9. Kabupaten Ende 1 kasus

“Dengan bertambahnya kasus Covid-19 ini, maka perlu adanya upaya-upaya yang lebih komprehensif. Kita ketahui bahwa di beberapa tempat sudah dilakukan pencegahan-pencegahan secara terkoordinasi. Upaya itu tidak boleh kendor. Karena kita ketahui bahwa penyebaran virus ini dari orang ke orang. Pembatasan hubungan orang dalam jumlah besar harus dikurangi agar tidak terjadi transmisi lokal,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Domi Mere kepada wartawan di Kupang, Sabtu (16/5/20) siang.

Kita, sambung Domi Mere, harus memperhatikan betul kelompok-kelompok rentan. Yang dimaksud dengan kelompok rentan adalah mereka-mereka yang memiliki riwayat penyakit-penyakit degenerative tertentu, diabetes, darah tinggi dan penyakit jantung dan lainnya. Kalau terpapar, maka tingkat keparahannya lebih tinggi dari orang yang tidak memiliki penyakit bawaan seperti itu.

Masyarakat perlu perhatikan  betul kelompok-kelompok yang rentan yang lain terutama orang usia lanjut, bayi, dan kelompok-kelompok lainnya, agar supaya mereka betul-betul dijamin bahwa interaksi dengan pihak-pihak luar, interaksi antar orang dengan yang lainnya perlu dibatasi.

Selanjutnya, untuk percepatan pemeriksaan sampel swab yang dikirim dari kabupaten dan kota, teman-teman di RSUD Prof Dr. WZ Yohanes Kupang akan melakukan pemeriksaan dengan frekuensi bertambah. Agar bisa mengakomodir sampel-sampel yang dikirim dari kabupaten di seluruh NTT.

Kami sudah berkorrdinasi dengan kepala instalasi laboratorium RSUD Prof Dr. WZ Yohanes Kupang dan besok hari minggu, teman-teman setelah ibadah akan melakukan pemeriksaan sampel swab. Hal ini dimaksudkan agar teman-teman di kabupaten dan kota dapat segera mendapatkan hasil atas kiriman swab yang dikirim ke provinsi.

Saya harus menyampaikan berita baik. Saat ini teman-teman dari klaster Sukabumi ada 4 orang berdasarkan hasil pemeriksaan swab dua kali berturut-turut dinyatakan negatif, maka yang bersangkutan sudah dinyatakan sembuh.

Oleh karena itu NTT hingga saat ini total pasien yang sembuh ada 6 orang. 5 dari RS Bayangkara Kupang dan 1 dari RSUD Prof Dr. WZ Yohanes Kupang.

Kita harap di kesempatan yang akan datang juga akan diikuti dengan rumah sakit-rumah sakit lainnya yang saat ini sedang melakukan perawatan untuk pasien-pasien yang positif covid 19.

Perlu kami sampaikan bahwa kondisi pasien di Sikka, berdasarkan komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, semuanya dalam keadaan stabil dan mudah-mudahan berdasarkan penatalaksanaan perawatan pasien covid 19 di RSUD TC Hilers Mumere berangsur-angsur akan ada berita tentang penanganan disana dan mudah-mudahan pasien ada yang bisa dipulangkan manakala hasil pemeriksaan  swab mereka 2 kali berturut-turut dinyatakan negatif.

Demikian juga di Labuanbajo, demikian juga di wilayah-wilayah lainnya, termasuk juga di Kota kupang.

Oleh karena itu koordinasi tetap kita bangun, dan mudah-mudahan sarana transportasi lokal NTT bisa kita lakukan atau kemudahan-kemudahan bisa kita peroleh untuk mobilisasi sampel swab dari kabupaten ke provinsi.

Hari ini kami dapat informasi dari Kepala Dinas Kesehatan Sikka, mereka akan mengirimkan sampel swab melalui sarana laut dan kita akan segera memprosesnya dan memberikan feedback kepada teman-teman di kabupaten.

Bertambahnya 9 pasien positif Covid-19 di Sikka membuat kabupaten nyiur melambai ini menempati posisi teratas dengan jumlah pasien positif Covid-19 terbanyak di NTT per hari Sabtu, 16 Mei 2020, yakni 21 kasus.

Sikka  disusul oleh Kota Kupang dengan 15 kasus, Manggarai Barat 12 kasus, Sumba Timur 4 kasus, Timor Tengah Selatan (TTS) 2 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, Nagekeo 1 kasus, dan Ende 1 kasus. (ns/ns)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.