Saat dirawat di rumah, jangan berinteraksi dengan masyarakat. Gunakan kamar yang terpisah dari anggota keluarga lain dan minta salah satu anggota keluarga yang sehat untuk membantu merawat Anda.
Saat dirawat di rumah, jangan berinteraksi dengan masyarakat. Gunakan kamar yang terpisah dari anggota keluarga lain dan minta salah satu anggota keluarga yang sehat untuk membantu merawat Anda.

sergap.id, JAKARTA – Tingkat kematian pasien positif COVID-19 di Indonesia diisi oleh kelompok usia yang beragam. Tingkat kematian tertinggi diduduki oleh para lansia dan balita.

Kematian pasien Corona berdasarkan usia mulanya ditampilkan oleh KawalCOVID19 melalui akun Twitternya pada 24 Mei 2020.

KawalCOVID19 merupakan inisiatif gerakan dari para diaspora untuk memantau data perkembangan pandemi Corona di Indonesia.

Data yang ditampilkan oleh KawalCOVID19 ini merupakan hasil olah data dari data resmi pemerintah via situs covid19.go.id per 23 Mei 2020.

Saat itu kasus Corona di Indonesia mencapai 21.745 dengan data usia 19.984. Sedangkan total kematiannya mencapai 1.242.

0-5: 10 orang meninggal (2,49% dari 399 kasus)

6-17: 7 orang meninggal (0,68% dari 1.098 kasus)

18-30: 40 orang meninggal (0,99% dari 4.033 kasus)

31-45: 143 orang meninggal (2,45% dari 5.289 kasus)

46-59: 501 orang meninggal (8,99% dari 5.570 kasus)

60: 541 orang meninggal (17,70% dari 3.054 kasus)

Sebelumnya, juru bicara pemerintah terkait penanganan Corona di Indonesia, Achmad Yurianto, menyampaikan data Corona terbaru dalam jumpa pers yang disiarkan langsung di akun YouTube BNPB, Minggu (24/5/2020).

Yuri mengungkapkan, per Minggu, 24 Mei 2020, kasus positif Corona di Indonesia sebanyak 22.271. Yang sembuh sebanyak 5.249 orang, dan yang meninggal dunia 1.351 orang.

Data ini akan diperbarui setiap hari di covid19.go.id. Masyarakat bisa memantau website ini secara bebas.

Isolasi Diri di Rumah

Ahli kesehatan seluruh dunia menyarankan orang sakit COVID-19 dengan gejala ringan untuk tinggal di rumah dan melakukan isolasi diri. Perawatan di rumah dapat menghentikan penyebaran COVID-19 dan membantu melindungi orang-orang yang berisiko tinggi. Dalam masa-masa sulit ini, layanan rawat inap rumah sakit harus diprioritaskan untuk orang-orang yang mengalami sakit serius saja.

Virus corona tidak mengenal profesi ataupun status. Ada anggota kerajaan, menteri, bintang film, dokter atau atlit yang terkena dan kebanyakan dirawat di rumah untuk kesembuhan.

Yang harus diperhatikan bila pergi ke layanan kesehatan

Bila Anda harus pergi ke layanan kesehatan untuk tes, jangan lupa pakai masker dan selalu menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan siapapun. Tetap jaga kebersihan tangan dan hindari menyentuh wajah. Orang yang mengantar Anda pun harus menggunakan masker dan melakukan hal sama. Hindari penggunaan kendaraan umum yang ramai.

Saat dirawat di rumah, jangan berinteraksi dengan masyarakat. Gunakan kamar yang terpisah dari anggota keluarga lain dan minta salah satu anggota keluarga yang sehat untuk membantu merawat Anda.

Anda dan orang yang merawat Anda harus menggunakan masker dan cuci tangan pakai sabun setelah kontak.

Hindari pemakaian bersama peralatan makan (piring, sendok, garpu, gelas), perlengkapan mandi (handuk, sikat gigi, gayung) dan linen/seprai. Setiap hari, bersihkan dengan cairan disinfektan permukaan benda yang sering disentuh seperti meja, gagang pintu dan lainnya.

Makan makanan bergizi, minum air yang cukup dan di pagi hari berjemur di luar di bawah sinar matahari. Jangan meminum obat tanpa sepengetahuan dokter.

Ukur suhu tubuh setiap hari dan perhatikan perkembangan kondisi tubuh. Jika kondisi memburuk (demam tinggi dan sesak bernapas) kontak hotline 119 dan cari bantuan medis.

Kalau sudah sehat, apa boleh keluar rumah?

Bila dalam 14 hari kesehatan membaik, Anda masih harus tetap tinggal di rumah bersama anggota keluarga lain sampai situasi telah membaik dan pemerintah mengumumkan peraturan atau panduan baru. Bila terpaksa keluar rumah karena kebutuhan penting, gunakan masker dengan benar.

Ingat, jangan sampai menyebarkan virus pada anggota keluarga yang lain. Pastikan semua orang di rumah sering mencuci tangan pakai sabun minimal selama 20 detik dan saat batuk atau bersin menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup.

Bila kita semua mengikuti panduan, wabah ini akan berakhir lebih cepat. Ingat: tetap tinggal di rumah, kalau terpaksa keluar rumah selalu jaga jarak lebih dari 1 meter dengan siapapun, hindari menyentuh wajah, sering cuci tangan pakai sabun dan gunakan masker dengan benar. (dtk/bnp)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.