Frans Mado dan Adrianus Jehamat
Frans Mado dan Adrianus Jehamat (bertopi)

sergap.id, KUPANG – Ketua Umum Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF), Adrianus Jehamat, tak keberatan jika Kabupaten Lembata dijadikan ibu kota Provinsi Kepulauan Flores seperti keinginan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Asal Gubernur Laikodat segera mengukuhkan Lembata sebagai calon ibu kota Provinsi Flores melalui Keputusan Gubernur NTT tahun 2022.

Demikian pernyataan sikap Jehamat yang disampaikan secara tertulis kepada SERGAP, Jumat (27/5/22) pagi. Berikut pernyataan lengkapnya:

Sehubungan dengan pernyataan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sebagaimana dilansir sejumlah media online di Kupang pada Rabu siang tangggal 25 Mei 2022, yang pada intinya bahwa Gubernur NTT menghendaki Calon Ibu Kota Provinsi Kepulauan Flores (PKF) adalah di Lembata, maka dengan ini Ketua Umum P4KF menyampaikan Pernyataan Sikap sebagai berikut.

  1. P4KF memaknai pernyataan Gubernur NTT dimaksud sebagai bagian dari respon awal secara lisan terhadap surat P4KF Nomor 166/SEKBEP4KF/RTG/MGR/V/2022, perihal Usulan Aspirasi Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores (DP-PKF) Tahun 2022, Tujuan Gubernur NTT tertanggal 8 Mei 2022, yang telah diserahkan secara langsung di Kantor Gubernur pada hari Rabu tanggal 25 Mei 2022 oleh Kepala Bidang Hukum Dan Politik P4KF, Walterius Jemaan,S.H.M.Hum selaku ex ovisio Ketua Koordinator Wilayah/Korwil P4KF Kupang dengan kawan-kawan;
  2. P4KF memandang positif pernyataan Gubernur NTT sebagaimana dimaksud angka 1 sebagai bagian dari komitmen awal seorang Gubernur untuk berproses lebih lanjut terkait usulan aspirasi Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores (DP-PKF) dari P4KF, terutama dalam rangka memenuhi seluru persyaratan usulan aspirasi pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Kepulaan Flores (DP-PKF) sebagai pemekaran dari Provinsi NTT yang menjadi kewenangan Gubernur sesuai ketentuan UU RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
  3. P4KF memahami bahwa Gubernur NTT menghendaki calon Ibukota Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores (DP-PKF) adalah Lembata sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTT selain Kupang, dan untuk ini maka dengan itikat baik P4KF meminta Gubernur NTT untuk segera mengukuhkan Lembata sebagai Calon ibu kota PKF berdasarkan Keputusan Gubernur NTT tahun 2022;
  4. Apabila Gubernur NTT menghendaki agar P4KF yang memutuskan Lembata sebagai Calon Ibukota DP-PKF maka dengan itikat baik pula P4KF meminta Gubernur untuk memberikan tanggapan tertulis terhadap Surat P4KF tujuan Gubernur NTT dengan perihal sebagaimana dimaksud angka 1, dan melalui tanggapan tertulis yang akan diberikan kepada P4KF, Gubernur NTT secara explisit meminta agar P4KF yang memutuskan Lembata sebagai Calon Ibukota Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores (DP-PKF);
  5. P4KF berdasarkan Kehendak Gubernur sebagaimana dimaksud angka 3, turut mendukung Keputusan Gubernur untuk menetapkan Lembata sebagai calon ibu kota DP-PKF dengan satu permintaan kiranya Gubernur NTT boleh bersegera mengajukan usulan Pembentukan Daerah Persapan Provinsi Kepulauan Flores (DP-PKF) sebagai pemekaran dari Provinsi NTT berdasarkan UU RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah Pusat melalui MENDAGRI, DPR-RI, dan DPD-RI pada pertengahan Tahun 2022.

BACA JUGA: Gubernur Dukung Pembentukan Provinsi Flores Hanya Jika Ibukota Provinsi Flores di Lembata

“Demikian Pernyataan Sikap P4KF pada hari Minggu tanggal 26 Mei 2022. Salam Satu Tekad Menjemput PKF Defenitif Selambatnya 2028”, tutup Jehamat. (sp/sp)

KOMENTAR ANDA?

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini