sergap.id, KUPANG – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mengalokasikan dana sebesar Rp 5 Miliar untuk membangun rumah layak huni bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) pada Tahun Anggaran (TA) 2020

demikian disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Benny Sain, Jumat (14/2/2020).

Benny mengungkapkan, bantuan peningkatan kualitas rumah diberikan bagi MBR dengan penghasilan di bawah Rp 4 juta dan belum memiliki pekerjaan tetap.

Pihaknya juga akan melihat langsung kondisi fisik rumah dengan merujuk pada indikator yang berlaku.

“Saat ini tim teknis sementara melakukan verifikasi di 51 kelurahan se-Kota Kupang agar anggaran yang diberikan benar-benar berpihak pada masyarakat berpenghasilan rendah serta sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Sesuai hasil kerja sementara, Benny menyebutkan, saat ini sudah adanya 11 kelurahan yang memasukan laporan untuk diproses.

Pihaknya juga sedang menyiapkan dokumen atau spek pelaksanaanya guna diteruskan kepada Walikota Kupang sebagai tindak lanjut atas anggaran yang telah disepakati bersama antara Pemkot dengan DPRD Kota Kupang.

Benny mengatakan, pelaksanaan peningkatan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Kupang akan terealisasi paling lambat minggu kedua bulan Maret 2020.

Dia berharap, perhatian dari Pemkot Kupang di sektor perumahan, didukung penuh oleh masyarakat dan dilaksanakan secara baik oleh tim teknis sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini juga kiranya terus dilanjutkan bagi masyarakat sebagai tanggung moral dan mengurangi persoalan sosial di Kota Kupang,” ungkap Benny.

Untuk diketahui, anggaran Rp 5 miliar dialokasikan dari APBD II tahun 2020 untuk peningkatan rumah layak huni ini akan sebanyak 500 unit rumah yang tersebar di 51 Kelurahan se-Kota Kupang. (lisa/min)

KOMENTAR ANDA?

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini