Peluncuran pengoperasian bus rapid transit (BRT) dan pengresmian Koperasi Jasa Trans Kota Kupang di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang, Senin (31/8/20).
Peluncuran pengoperasian bus rapid transit (BRT) dan pengresmian Koperasi Jasa Trans Kota Kupang di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang, Senin (31/8/20).

sergap.id, KUPANG – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. hari ini, Senin (31/8) meluncurkan pengoperasian bus rapid transit (BRT) yang rencananya akan melayani sejumlah rute baru di wilayah Kota Kupang.

Peluncuran BRT sekaligus meresmikan Koperasi Jasa Trans Kota Kupang oleh Wali Kota Kupang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, S.Sos., yang mewakili para pejabat jajaran Forkompinda, yang mewakili Danlanud El Tari, dan Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Padron Paulus, para anggota DPRD Kota Kupang serta perwakilan dari Jasa Raharja dan Organda Kota Kupang. Hadir pula para Asisten Sekda Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang serta para camat dan lurah.

Launching ditandai dengan pengguntingan pita serta pelepasan balon oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bus rapid transit ini merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI sejak 2018 lalu. Karena beberapa kendala teknis bus ini baru bisa dioperasikan saat ini. Dia berharap kehadiran bus rapid transit ini bisa menjawabi kebutuhan transportasi umum warga Kota Kupang, terutama para pelajar dan mahasiswa yang selama ini kesulitan mengakses transportasi umum ke sekolah maupun kampus mereka.

Mantan Anggota Komisi X DPR RI ini mengakui hingga saat ini masih banyak jalur di Kota Kupang yang belum dijangkau layanan transportasi umum, seperti di wilayah Naioni dan Belo. Untuk itu Wali Kota sudah memberi instruksi kepada Kadis Perhubungan dan jajarannya untuk segera membuka rute baru bekerja sama dengan pihak swasta. Karena menurutnya ini merupakan salah satu bagian dari program lima tahun yang sudah dirancang bersama Wakil Wali Kota sejak awal masa kepemimpinan mereka. Rencananya untuk layanan transportasi di rute-rute baru tersebut akan diberikan subsidi silang bekerja sama dengan pihak swasta pelaku usaha transportasi.

Wali Kota mendesak Dinas Perhubungan Kota Kupang untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut, dengan melakukan analisa bersama Organda Kota Kupang sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Hasil analisa itu nantinya akan diserahkan ke DPRD untuk dikaji. “Mudah-mudahan pembukaan jalur ini bisa segera terlaksana,” tambahnya.

Selain melaunching bus rapid transit, pada kesempatan yang sama Wali Kota juga berkesempatan meresmikan Koperasi Jasa Trans Kota Kupang. Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, A.P., M.Si. menjelaskan operator utama bus rapid transit harus menggunakan instrumen koperasi. Karena itu Dinas Perhubungan Kota Kupang telah membentuk Koperasi Jasa Trans Kota Kupang dengan badan hukum yang beranggota 54 orang, yang terdiri dari para pegawai Dinas Perhubungan Kota Kupang.

Menurut Kadis, koperasi ini selanjutnya diharapkan menjadi model koperasi yang dapat melaksanakan dua misi yakni misi pelayanan angkutan dan kesejahteraan anggota sesuai ketentuan perundang-undangan tentang koperasi. Sementara bus rapid transit yang baru dilaunching tersebut akan melayani rute di lima koridor utama.

Koridor 1 akan melalui jalur Kampus Undana, Jl. Piet A. Tallo, Jl. Frans Seda, Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Cak Doko, Jl. Tompelo, Jl. Urip Sumoharjo Jl. A. Yani, Jl. Timor Raya dan Kampus Undana. Koridor 2 melalui Kampus Undana, Jl. Timor Raya, Jl. A. Yani, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Tompelo, Jl. Cak Doko, Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Frans Seda, Jl. Piet A. Tallo dan Kampus Undana. Koridor 3 melalui Kampus Undana, Jl. Adi Sucipto, Jl. Piet A. Tallo, Jl. Perintis Kemerdekaan 2 (Bundaran Patung Tirosa), Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Amabi, Jl. Jenderal Soeharto, Jl. El Tari, Jl. Frans Seda, Jl. Mesakh Amalo, Jl. Timor Raya. Sementara Koridor 4 melalui rute Kampus Undana, Jl. Adi Sucipto, Jl. Timor Raya, Jl. Mesakh Amalo, Jl. Frans Seda, Jl. El Tari, Jl.Jenderal Soeharto, Jl. Amabi, Jl. Frans Seda, Jl. Mesakh Amalo dan Jl. Timor Raya. Rute di Koridor 5 akan melalui Kampus Undana, Jl. Piet A. Talo, Jl. Frans Seda, Jl. El Tari, Jl. Jend. Soeharto, Jl. H. R Koroh, Jalur 40 (Petuk) dan Jl. Adi Suipto.

Untuk waktu operasi bus tersebut adalah pukul 08.00 sampai 16.00 WITA. Mengenai tempat perhentian bus-bus tersebut adalah pada halte-halte yang sudah disiapkan dan juga beberapa tempat yang akan dijadikan shelter atau cikal bakal shelter. Sedangkan mengenai biaya Dinas Perhubungan selaku Pembina angkutan umum melakukan subsidi operasional bus sehingga bisa terjangkau oleh masyarakat.

Usai melaunching bus rapid transit, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Kupang, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Kupang beserta sejumlah pejabat berkesempatan mencoba menumpang bus baru tersebut dengan menempuh jalur dari Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang, Jl. Frans Seda, Jl. Piet A. Tallo, Jl. Adi Sucipto, Kampus Undana, Jl. Timor Raya, Jl. Mesakh Amalo, Jl. S. K. Lerik kembali ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang. Di penghujung acara launching sebagai wujud syukur atas beroperasinya bus rapid transit tersebut seluruh undangan mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Mell Atok, S.Th. (PKP/ANS)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.