Pemkot dan GMIT kerjasama kelola sumur bor
Pemkot dan GMIT kerjasama kelola sumur bor.

sergap.id, KUPANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dan Sinode GMIT NTT menandatangani perjanjian kerja sama pengelolaan sumur bor di lingkungan Sinode.

Penandatanganan dilakukan di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Senin (31/8/20).

Kerja sama ini diharapkan dapat membantu dalam pemenuhan kebutuhan akan air bersih bagi masyarakat Kota Kupang.

Kesepakatan bersama ini tertuang dalam nota kesepahaman Nomor 11/BAG.KS-KB/2020 dan 878/GMIT/I/Agustus/2020, ditandatangani Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., bertindak sebagai pihak pertama dan Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Dr. Merry Kolimon, M.Th., sebagai pihak kedua.

Dalam pelaksanaannya, pihak pertama mendelegasikan kepada PDAM Kota Kupang dan pihak kedua mendelegasikan kepada Badan Pengembangan Aset dan Pemberdayaan Ekonomi Sinode GMIT.

Kerja sama ini berlangsung selama empat (4) tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan.

“Ini merupakan suatu kebanggaan, karena melalui kemitraan ini, kita bisa menambah debit air dari lingkungan Sinode GMIT untuk membantu minimal 800 kepala keluarga disekitarnya, yang mana selama ini belum terpenuhi secara baik, dengan tentunya akan tetap memperhatikan prioritas kebutuhan di lingkungan Sinode GMIT itu sendiri,” ungkap Wali Kota.

Menurut Riwu Kore, Pemkot Kupang akan terus berupaya mencari sumber air untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat.

Dia mengimbau masyarakat untuk bijaksana dalam pemanfaatan air dan turut dalam program menanam pohon untuk tanam air yang secara jangka panjang mampu menyimpan air di dalam tanah.

Selain menjalin kemitraan dengan masyarakat dan lembaga melalui pengelolaan sumur bor, Pemerintah Kota Kupang saat ini juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kali Dendeng dengan kapasitas 150 liter per detik.

Sementara Ketua Sinode GMIT, mengatakan, kerjasama ini merupakan salah satu pelayanan gereja kepada masyarakat dan tanggung jawab sebagai makhluk Tuhan yang telah diberi kepercayaan menjaga kelestarian lingkungan, khususnya air melalui program tanam pohon, tanam air.

Selain mendukung untuk pemanfaatan air di lingkungannya, Sinode GMIT juga menyatakan terbuka untuk kerja sama dengan Pemkot Kupang terutama untuk membantu masyarakat. Tak lupa Pendeta Dr. Mery Kolimon mengapresiasi upaya Pemkot melalui kerjasama tersebut.

“Kami berdoa Tuhan memberkati bapak Wali Kota Kupang dan bapak Wakil Wali Kota Kupang dan seluruh jajaran di lingkup Pemkot Kupang agar dengan hikmat dan kasih Tuhan dalam melayani Kota ini semakin baik khususnya bagi kesejahteraan masyarakatnya,” tutup Ketua Sinode GMIT.

Hadir mendampingi Wali Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE., M.Si., Asisten Pemerintahan Sekda Kota Kupang, Drs. Yoseph Rera Beka, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si., Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Thomas D. Dagang, S.Sos., M.Si, Kepala Bagian Kerjasama Setda Kota Kupang, Yohanes D. B. B. K. Assan, S.Kom, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Kupang, Muhammad Khairil, S.STP., M.Si., dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si. (PKP/CHR)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.