
sergap.id, KUPANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMA Katolik Giovanni Kupang setelah empat siswanya berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2026. Tidak hanya itu, saat ini keempat siswa tersebut juga sedang mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat dengan harapan salah satunya mampu menembus Paskibraka Nasional.
Keempat siswa ini dikenal aktif, disiplin, dan memiliki semangat juang tinggi dalam menjalani latihan maupun aktivitas belajar di sekolah.
-
Atanasius Meyllano Frans Yogar alias Delano
Atanasius Meyllano Frans Yogar merupakan siswa kelas X-D yang lahir pada 4 Mei 2010. Putra dari Kristoforus Umbu Yogar dan Cicilia Dwi Nugraeni ini dikenal sebagai pribadi tenang namun memiliki semangat latihan yang tinggi.
Selain aktif dalam kegiatan Paskibraka, Atanasius juga memiliki hobi menyanyi. Kemampuannya menjaga disiplin dan konsistensi latihan menjadi salah satu faktor yang membawanya lolos dalam seleksi tingkat provinsi.
-
Laksmawati Stefania Putri Bano alias Putri
Siswi kelas X-C ini lahir di Kupang pada 24 Januari 2010. Putri dari Agustinus Haki Bano dan Maria Louisa Indriyati tersebut dikenal aktif dan energik dalam berbagai kegiatan sekolah.
Laksmawati memiliki hobi bermain basket yang membentuk daya tahan fisik, kekompakan, dan jiwa kompetitif. Semangat pantang menyerah yang dimilikinya membuat dirinya mampu bersaing dan berhasil menembus seleksi Paskibraka Provinsi NTT 2026.
-
Priscylia Isabela Jo Mandri alias Pricyl
Priscylia Isabela Jo Mandri adalah siswi kelas X-A yang lahir di Kupang pada 10 Oktober 2009. Putri dari Cuang Jo Mandri dan Rineldi Bitin Berek ini dikenal memiliki karakter disiplin dan percaya diri.
Hobi menari yang digelutinya turut membentuk keluwesan, ketahanan fisik, dan kemampuan tampil di depan umum. Priscylia menjadi salah satu siswa yang dinilai mampu menunjukkan kerja sama tim dan mental yang kuat selama proses seleksi berlangsung.
-
Damian De Veuster Sawulus Tapobali alias Damian
Damian De Veuster Sawulus Tapobali merupakan siswa kelas X-J yang lahir pada 15 April 2010. Putra dari Marselus Thobias Gero Tapobali dan Yustina Astri Indriani Kune ini dikenal aktif dalam olahraga badminton.
Ketekunan dan kedisiplinannya selama mengikuti latihan menjadi modal utama hingga berhasil lolos ke tingkat provinsi. Damian juga dikenal sebagai siswa yang memiliki semangat juang tinggi dan mudah beradaptasi dalam kerja tim.
Kepala Sekolah Romo Stef Mau mengungkapkan rasa bangga atas capaian para siswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan pembinaan karakter yang konsisten mampu melahirkan generasi muda berprestasi.
Keempat siswa tersebut dibina dalam ekstrakurikuler Paskibraka SMA Katolik Giovanni Kupang di bawah pendampingan guru Rosalia Rede dan Kornelia Nini Asi. Program ini terus menjadi wadah pembentukan karakter kepemimpinan, tanggung jawab, serta jiwa nasionalisme bagi para siswa di lingkungan sekolah. (ras/ras)
































