Instalasi Farmasi RSUD Lewoleba
Instalasi Farmasi RSUD Lewoleba, Kabupaten Lembata.

sergap.id, LAMAHORA – Dugaan perselingkuhan antara SBO, Kepala Instalasi Farmasi RSUD Lewoleba, dengan BYB, Direktur RSUD Lewoleba, diungkap oleh RL, mantan suami SBO.

Kepada SERGAP, Minggu (24/10/21) siang, RL, mengaku, penyebab perceraian mereka adalah hadirnya BYB dalam kehidupan mereka, dan perselingkuhan SBO dengan BYB sudah terjadi sejak tahun 2015 lalu.

“Saya sudah buat surat pengaduan kepada Bupati dan Sekda. Tapi sampai hari ini belum ada sikap tegas dari pemerintah”, ujar RL.

Menurut RL, perselingkuhan antara SBO dengan BYB menyebabkan rumahtangganya hancur, anak-anaknya terlantar, dan masa depan anak-anaknya menjadi terganggu.

Mirisnya lagi, kata RL, BYB dan SBO berkonspirasi dengan RL dan YT guna mendorong SBO melakukan gugatan cerai terhadapnya, hingga putusan pengadilan tentang hak asuh anak jatuh kepada SBO.

Buktinya, gugatan cerai dibuat secara sepihak, dan administrasi ijin perceraian dibuat palsu atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata.

“Padahal sejak awal saya tegas menolak bercerai demi keberlangsungan hidup anak-anak yang masih kecil serta masa depan anak-anak”, ungkapnya.

“Saya punya bukti petunjuk tentang perselingkuhan mereka”, tegasnya.

RL mengatakan, kasus dugaan perselingkuhan tersebut pernah dilaporkan kepada Almarhum Bupati Yentji Sunur. Namun tak pernah ditanggapi hingga ajal menjemputnya.

“Terbaru saya menghadap Sekda tanggal 24 Agustus 2021 kemarin, dan saya melihat sendiri disposisi Sekda. Tapi sampai sekarang saya belum menerima laporan bahwa pengaduan saya ini sudah ditindaklanjuti ”, ucapnya.

Terpisah, Sekda Lembata, Paskalis Tapobali, yang dihubungi SERGAP per telepon Minggu (24/10/21) siang, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan RL.

Tapobali juga membenarkan bahwa kasus dugaan perselingkuhan ini sudah dilaporkan sejak Almarhum Yentji Sunur masih hidup.

“Kasus (ini dilaporkan) sejak YS (Yentji Sunur masih hidup). Tapi bapa tua (YS) lindungi (BYB dan SBO) to”, beber Tapobali.

Informasi yang dihimpun SERGAP menyebutkan, SBO dan BYB tak tersentuh sanksi sesuai perintah UU  tentang ASN, karena keduanya merupakan orang dekat almarhum Yentji Sunur.

Namun, kata Tapobali, pengaduan terbaru RL sedang ditindaklanjuti dan mendapat perhatian serius dari Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday.

“Soal perilaku (amoral) ASN, beliau (Thomas Ola Langoday) komit (beri sanksi sesuai undang-undang yang berlaku). Bisa saja (SBO dan BYB) di non job”, pungkasnya. (cis/cis)

1 COMMENT

  1. RL tu ciri-ciri laki-laki manipulatif era sekarang. Dari dulu kalau buat kesalahan tidak perna sadar diri dan perbaiki, giliran ada apa-apa baru merasa menjadi manusia yang paling tersakiti sedunia dan mulai bawah-bawah soal “ANAK”.
    RL tu the real manusia toxic!

    Putar bale sekali RL ni
    Untuk teman-teman perempuan semoga kita semua tidak dipertemukan dengan sosok laki-laki seperti RL ini. Amin.

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here